Sebanyak 25 sekolah di Jaksel siap uji coba belajar tatap muka

Sebanyak 25 sekolah di Jaksel siap uji coba belajar tatap muka

Karyawan mengisi ulang sabun cair di wastafel Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 4, Jakarta Pusat, Senin (22/3/2021). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.

dalam pelaksanaan uji coba itu akan dipantau oleh tim pengawas Suku Dinas Pendidikan, termasuk dari instansi lain di antaranya Suku Dinas Kesehatan dan petugas dari kelurahan dan kecamatan
Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 25 sekolah tingkat dasar hingga menengah atas di Jakarta Selatan siap menjalani uji coba belajar tatap muka mulai Rabu (7/4), sebut Sudin Pendidikan Jakarta Selatan.

Dari 25 sekolah tersebut, sebanyak 15 sekolah di antaranya berada di wilayah II Jakarta Selatan.

Baca juga: GeNose bakal disediakan di Terminal Pasar Minggu Jakarta Selatan

"Kami sudah cek ke lokasi sekolah, persiapan sarana prasarana sudah siap," kata Kepala Seksi Pendidikan Menengah Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Selatan Sarwoko di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, uji coba pembukaan sekolah secara terbatas itu rencananya berlangsung tiga kali seminggu yakni Senin, Rabu dan Jumat.

Proses belajar langsung itu, kata dia, rencananya berlangsung pukul 07.00-11.00 WIB.

Baca juga: Jaksel nihil zona merah COVID-19

Nantinya, dalam pelaksanaan uji coba itu akan dipantau oleh tim pengawas Suku Dinas Pendidikan, termasuk dari instansi lain di antaranya Suku Dinas Kesehatan dan petugas dari kelurahan dan kecamatan.

Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah II membawahi sekolah di enam kecamatan yakni Pancoran, Pasar Minggu, Setiabudi, Kebayoran Baru, Mampang Prapatan dan Tebet.

Sisanya, merupakan Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Wilayah I yakni Cilandak, Jagakarsa, Kebayoran Lama, Pesanggrahan.

Baca juga: Lansia diimbau tak ragu vaksinasi COVID-19

Sebelumnya, Dinas Pendidikan DKI Jakarta menetapkan 85 sekolah yang memenuhi kriteria uji coba sekolah tatap muka.

Berdasarkan data kanal layanan informasi dan call center Dinas Pendidikan DKI, sebanyak 25 sekolah di Jakarta Selatan itu yakni SD sebanyak 10, SMP (3), SMA (3), SMK (8), MTS (1).

Adapun sekolah yang rencananya mengadakan belajar tatap muka itu yakni SDN Cipete Utara 15, SDN Gandaria Utara 11, SDN Kebagusan 04, SD Cikal, SDN Pondok Labu 14, SDN Mangarai 03, SD Lycee Francais De Jakarta.

Kemudian, SD Jakarta Intercultural School Pattimura, SD Jakarta Intercultural School Pondok Indah, SD ACG School Jakarta.

Selanjutnya, SMP Jakarta Intercultural School Cilandak, SMP Highscope Indonesia,
SMP Lycee Francais De Jakarta, SMA Pelita Harapan Kemang Village, SMA Jakarta Intercultural School dan SMA Lycee Francais De Jakarta.

Selain itu, SMKS YPK Kesatuan Jakarta, SMKS Dharma Karya, SMKN 15 Jakarta, SMKN 6 Jakarta, SMKN 32 Jakarta, SMKN 30 Jakarta, SMKN 28 Jakarta, SMKS Wisata Indonesia, MTSN 32 Jakarta.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pakar sebut dampak negatif sekolah daring berkepanjangan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar