Saham Tokyo dibuka melemah tertekan kebangkitan kasus COVID-19 Jepang

Saham Tokyo dibuka melemah tertekan kebangkitan kasus COVID-19 Jepang

Pejalan kaki melintas di depan layar elektronik pergerakan Indeks Nikkei di Bursa Efek Tokyo, Jepang, Senin (4/1/2021). ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Kamis pagi, karena sentimen investor tertekan oleh kebangkitan kasus COVID-19 di Jepang, yang telah mengaburkan prospek musim laporan keuangan emiten serta pemulihan ekonomi yang lebih luas.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 170,72 poin atau 0,57 persen, dari penutupan Rabu (7/4/2021), menjadi diperdagangkan di 29.560,07 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 naik 34,16 poin atau 0,12 persen menjadi 29.730,79 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo berkurang 15,47 poin atau 0,79 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.951,96 poin. Indeks Topix menguat 13,09 poin atau 0,67 persen menjadi 1.967,43 poin pada akhir perdagangan Rabu (7/4/2021).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan transportasi udara, tekstil dan pakaian jadi, serta farmasi merupakan yang paling menurun pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup naik tipis di tengah harapan pemulihan global
Baca juga: Saham Tokyo dibuka menguat, investor buru ekuitas murah
Baca juga: Saham Tokyo ditutup lebih rendah karena aksi ambil untung

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar