Olimpiade

Biden dukung Olimpiade Tokyo, tapi kehadiran atlet AS belum jelas

Biden dukung Olimpiade Tokyo, tapi kehadiran atlet AS belum jelas

Ilustrasi: Jembatan Pelangi dihiasi lambang olimpiade pada perayaan 100 hari menjelang Olimpiade Tokyo 2020 di Tokyo, Jepang, Rabu (14/4/2021). Olimpiade Tokyo 2020 tertunda hingga tahun 2021 akibat pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato/wsj.

Jakarta (ANTARA) - Presiden AS Joe Biden mendukung upaya Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga untuk tetap menggelar Olimpiade dan Paralimpiade 2020 Tokyo meski di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung.

Namun Biden tidak memberikan sinyal yang jelas terkait kehadirannya pada pesta olahraga empat tahunan yang akan dimulai pada 23 Juli mendatang. Ia juga tidak menyebut apakah AS akan tetap mengirimkan atletnya ke Tokyo.

Dalam pernyataannya, Biden hanya menyatakan “mendukung upaya Suga untuk menyelenggarakan Olimpiade dan Paralimpiade musim panas ini,” dikutip Kantor Berita Kyodo, Minggu.

Baca juga: Gedung Putih bungkam soal rencana Biden ke Olimpiade Tokyo

Sementara itu, PM Suga mengatakan bahwa pihaknya bertekad kuat untuk mewujudkan Olimpiade dan Paralimpiade tahun ini setelah mengalami penundaan akibat pandemi.

“Saya memberi tahu presiden bahwa saya bertekad untuk mewujudkan Olimpiade dan Paralimpiade musim panas ini sebagai simbol persatuan dunia,” kata Suga dalam konferensi pers bersama Biden di Gedung Putih.

Namun ketika disinggung soal keikutsertaan atlet AS pada Olimpiade Tokyo, Suga hanya menegaskan bahwa Biden mendukung rencananya.

Dukungan juga disampaikan oleh Wakil Presiden AS Kamala Harris. Menurutnya, Olimpiade adalah upaya untuk menunjukkan persatuan dunia.

Baca juga: Ketua penyelenggara tepis kemungkinan Olimpiade Tokyo batal

Pelaksanaan Olimpiade 2020 Tokyo kembali diragukan ketika Jepang hingga saat ini masih berjuang menekan laju penularan COVID-19 yang jumlahnya malah meningkat tajam belakangan ini terutama di Tokyo dan beberapa kota lainnya.

Salah seorang tokoh kuat dari Partai Demokrat Liberal (LDP) bahkan sempat mengatakan bahwa pembatalan Olimpiade masih menjadi opsi jika lonjakan kasus COVID-19 terus berlanjut.

Meski begitu, Presiden Komite Penyelenggara Tokyo 2020, Seiko Hashimoto, menegaskan bahwa Olimpiade akan tetap digelar sesuai jadwal dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan COVID-19.

“Saya tidak berpikir tentang pembatalan. Dengan mengambil langkah-langkah untuk memastikan keselamatan dan keamanan, kami fokus menyelenggarakan Olimpiade," kata Hashimoto.

Baca juga: Presiden IOC kunjungi Jepang bulan depan
Baca juga: Sekjen LDP: Pembatalan Olimpiade bisa jadi opsi jika COVID-19 memburuk
Baca juga: PM Jepang tegaskan pemerintah akan berjuang demi Olimpiade


Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Biden jadi presiden AS, Menlu yakin kemitraan Indonesia-AS lebih kokoh

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar