Liga Europa

Unai Emery desak Arsenal beri Arteta waktu lebih lama

Unai Emery desak Arsenal beri Arteta waktu lebih lama

Manajer Arsenal Mikel Arteta saat leg pertama perempat final Liga Europa melawan Slavia Prague di Stadion Emirates, London, 8 April 2021. (AFP/IAN KINGTON)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Villarreal Unai Emery mendesak mantan klubnya Arsenal agar lebih sabar terhadap manajer saat ini Mikel Arteta saat keduanya akan bertemu dalam leg pertama semifinal Liga Europa, Jumat dini hari, yang untuk pertama kalinya sejak dipecat November 2019.

Emery dipecat kurang dari satu setengah musim setelah memimpin Arsenal yang selama 21 tahun dilatih Arsene Wenger. Kini dia ingin Arsenal mempercayai Arteta meskipun hasil dalam liga domestiknya buruk.

Arteta mengantarkan The Gunners ke Piala FA musim lalu, tetapi mereka menduduki posisi ke-10 klasemen Liga Premier. Menjuarai Liga Europa sepertinya menjadi satu-satunya peluang Arsenal agar lolos ke kompetisi kontinental musim depan.

"Ini proses yang membutuhkan sedikit waktu untuk mewujudkan rencana permainan. Saya yakin kita mesti memberi kesempatan manajer bekerja, kita mesti sabar. Di Arsenal kita mesti bersabar dan mereka perlu mempercayai Arteta," kata Emery dalam konferensi pers seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Hadapi Arsenal di semi-final Liga Europa, ini respons Unai Emery
Baca juga: Liga Europa: MU dan Arsenal jaga peluang ciptakan final All-English


"Ini soal kesabaran, kepercayaan diri. Saya kira ini pernikahan sempurna. Arteta adalah manajer yang hebat dan Anda bisa menyaksikan identitas yang jelas dari rencana permainan mereka dalam cara mereka bermain."

Emery juga memastikan telah memberi tahu Arteta soal seperti apa kehidupan di Arsenal. Dia malah sudah menawarkan rumah kosongnya kepada Arteta.

Dia juga menegaskan telah melupakan masa mengecewakannya bersama Arsenal dan termotivasi untuk mengantarkan Villarreal mencapai final Eropa pertamanya setelah empat kali mencapai semifinal.

Dia berkata,"Kami punya banyak harapan musim ini dan harapan itu masih utuh di Eropa. Sekarang kami punya peluang yang membuat kami sangat bersemangat, yakni tantangan menyelesaikan rintangan terakhir bersama Villarreal, melawan tim besar Arsenal."

Baca juga: Solskjaer ingin lepas kutukan semifinal saat jumpa Roma
Baca juga: Roma sudah tahu rahasia kalahkan MU dari "orang dalam"

Baca juga: Kian seru, CEO Spotify tantang lagi Stan Kroenke agar jual Arsenal

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar