Singapura (ANTARA News) - Minyak memperpanjang penurunan di perdagangan Asia Rabu, berada pada kisaran 77 dolar per barel karena melemahnya kepercayaan konsumen di Amerika Serikat yang mempengaruhi minat para investor.

AFP melaporkan, kontrak berjangka utama New York untuk minyak mentah jenis light sweet pengiriman September turun 43 sen ke posisi 77,07 dolar per barel dalam perdagangan pagi.

Sementara minyak mentah jenis Brent North Sea juga pengapalan September turun 35 sen menjadi 75,78 dolar per barel.

Amerika Serikat merupakan ekonomi terbesar dunia dan juga konsumen energi terbesar dunia.

Harga minyak turun di perdagangan Amerika Serikat pada Selasa setelah survei menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen Amerika melemah ke tingkat terendahnya selama lima bulan dalam kekhawatiran seputar pengangguran di tengah ketidakpastian prospek ekonomi.

Conference Board, sebuah perusahaan riset bisnis, mengatakan bahwa indeks kepercayaan konsumen, yang telah menurun tajam pada Juni, mengalami kemunduran lagi pada bulan ini.

Indeks menurun menjadi 50,4 poin dari 54,3 bulan lalu, berbasis pada suatu survei 5.000 rumah tangga AS dan saat ini pada tingkat terendahnya sejak Februari, kata badan tersebut.

"Secara menyeluruh, dengan konsumen yang melemah dan memburuknya pasar perumahan , itu merupakan suatu pertanda jelas bahwa produk ddomestik bruto (PDB) akan tumbuh lamban pada semester kedua tahun ini, karena permintaan sektor swasta menurun."

(S004/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2010