Airlangga: Program Kartu Prakerja mampu ciptakan lapangan kerja baru

Airlangga: Program Kartu Prakerja mampu ciptakan lapangan kerja baru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto (kiri) saat mengunjungi usaha milik salah satu alumni program Kartu Prakerja di Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (3/6/2021). ANTARA/HO-Kemenko Perekonomian/am.

Saya ucapkan terima kasih kepada alumni Kartu Prakerja yang telah menerapkan ilmunya untuk berwirausaha sehingga membantu pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan di masa pandemi seperti ini
Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan program Kartu Prakerja sangat berperan dalam menciptakan lapangan kerja baru sehingga dapat membantu memulihkan ekonomi nasional.

“Saya ucapkan terima kasih kepada alumni Kartu Prakerja yang telah menerapkan ilmunya untuk berwirausaha sehingga membantu pemerintah menciptakan lapangan pekerjaan di masa pandemi seperti ini,” katanya di Jakarta, Jumat.

Airlangga mengatakan program Kartu Prakerja membantu pemerintah untuk mencapai target rasio kewirausahaan nasional yang mencapai 3,9 persen dan pertumbuhan wirausaha baru sebesar 4 persen pada 2024.

Data hasil survei independen menyebutkan setelah mengikuti program Kartu Prakerja terjadi peningkatan sebesar 13 persen dalam jumlah kelompok wirausaha.

Tak hanya itu, ia menuturkan program Kartu Prakerja juga mempunyai keuntungan yakni skilling, upskilling, dan reskilling.

“Kebijakan-kebijakan yang diterapkan pemerintah diharapkan dapat maksimal memberikan dampak baik kepada masyarakat,” katanya.

Terlebih lagi, alumni program Kartu Prakerja juga berkesempatan mendapatkan manfaat Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan maksimal bunga hanya 3 persen untuk mengembangkan usahanya.

“Manfaatkan kesempatan ini. Kembangkan bisnis hingga memiliki dampak maksimal pada roda perekonomian nasional,” ujarnya.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menyebutkan realisasi KUR telah mencapai Rp103,19 triliun sejak awal Januari hingga 2 Juni 2021.

Angka itu merupakan 40,79 persen dari target tahun 2021 sebesar Rp253 triliun yang diberikan kepada 2,81 juta debitur sehingga total outstanding KUR sejak Agustus 2015 sebesar Rp259,05 triliun dengan tingkat Non Performing Loan (NPL) sebesar 0,71 persen.

“Secara nasional realisasi penyaluran KUR untuk alumni Kartu Prakerja per triwulan I-2021 yang dilakukan oleh BRI dan BNI mencapai 2.242 debitur dengan total realisasi sebesar Rp65,9 miliar,” jelasnya.

Baca juga: Menko Airlangga sambangi usaha milik alumni Kartu Prakerja di Bogor

Baca juga: Pengamat sebut KUR dan Prakerja adalah kombinasi yang melengkapi

Baca juga: CSIS: Program kartu prakerja harus dilanjutkan

 

Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Insentif kartu prakerja di NTB hingga Juli tembus Rp133 M

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar