Presiden minta jajarannya proaktif dampingi UMKM masuk e-commerce

Presiden minta jajarannya proaktif dampingi UMKM masuk e-commerce

Tangkapan layar - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (kanan) didampingi Ketua OJK Wimboh Santoso memberikan keterangan pers secara virtual melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis (10/6/2021). ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga/aa.

harus ada strategi proaktif jemput bola, pendampingan, kurasi produk sampai ke SDM, pembiayaan, sampai mereka bisa onboarding di e-commerce
Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Joko Widodo meminta jajarannya proaktif dengan melakukan sistem "jemput bola" dalam mendampingi UMKM masuk ke dalam e-commerce atau ekosistem digital.

Hal itu disampaikan Presiden dalam rapat terbatas tentang hilirisasi ekonomi digital di Istana Presiden Jakarta, Rabu, sebagaimana diungkapkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki.

"Presiden mengarahkan harus ada strategi proaktif jemput bola, pendampingan, kurasi produk sampai ke SDM, pembiayaan, sampai mereka bisa onboarding di e-commerce," jelas Teten dalam keterangan pers virtual di Jakarta, Kamis.

Teten mengatakan Presiden meminta adanya percepatan digitalisasi UMKM. Berdasarkan data Asosiasi E-commerce Indonesia, per Mei 2021 sebanyak 13,7 juta pelaku UMKM sudah onboarding di ekosistem digital atau sebesar 21 persen.

Dia mengatakan pemerintah menargetkan pada tahun 2024, sebanyak 30 juta UMKM sudah merambah ekosistem digital.

"Dan tadi disepakati karena ini lintas sektoral akan dibentuk PMO atau manajemen profesional yang akan mengkoordinasikan proses digitalisasi ini," terangnya.

 

Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Pemerintah targetkan 30 juta UMKM di ekosistem digital pada 2024

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar