BRIN: Brida jadi pengungkit dan hub kolaborasi daerah

BRIN: Brida jadi pengungkit dan hub kolaborasi daerah

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko berbicara dalam Webinar Sistem Inovasi Daerah (SIDa), Cikal Bakal Brida?, Jakarta, Kamis (17/06/2021). ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak

potensi solusi dari BRIN untuk menyelesaikan masalah di daerah
Jakarta (ANTARA) - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Laksana Tri Handoko mengatakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) berfungsi sebagai pengungkit (enabler) dan hub atau pengorganisasian kolaborasi untuk memecahkan masalah daerah berbasis riset.

"Brida itu adalah menjadi pengungkit pengorganisasian kolaborasi jadi bukan mereka semuanya yang melakukan proses riset itu," kata Handoko dalam Webinar Sistem Inovasi Daerah (SIDa), Cikal Bakal Brida?, Jakarta, Kamis.

Handoko menuturkan Brida akan berperan dalam mengorkestrasi seluruh pemangku kepentingan dan pihak potensial yang ada di daerah untuk membangun kolaborasi dalam rangka meningkatkan pemanfaatan potensi lokal dan dampak ekonomi berdasarkan aktivitas riset terhadap kesejahteraan masyarakat.

Brida akan bertindak seolah "penyelenggara acara" (event organizer) yang mengajak berbagai pihak untuk bekerja sama atau berkolaborasi.

Baca juga: BRIN: Perbanyak platform global untuk kerja sama dengan luar negeri

Baca juga: BRIN miliki tiga target ciptakan fondasi ekonomi berbasis riset kuat


Handoko menuturkan Brida tidak harus menjadi pelaksana riset, namun bisa mengorkestrasi potensi yang ada di daerah termasuk kampus, lembaga riset pemerintah, dan lembaga riset dari lembaga swadaya masyarakat atau perusahaan swasta, dan kemudian menghubungkan dan mengajak semua pihak tersebut untuk bekerja sama memecahkan suatu masalah tertentu berbasis riset.

Pembentukan Brida ditargetkan sebagai sumber kebijakan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (science based policy) di daerah.

Brida diharapkan menjadi agen untuk fasilitasi, pengungkit dan orkestrasi dari potensi pihak terkait yang ada di daerah.

Brida juga sebagai agen penghubung untuk menyampaikan masalah yang dihadapi di daerah ke BRIN sehingga bisa didapati solusi berbasis ilmiah yang diperlukan untuk pemecahan masalah itu.

"Brida sebagai agen pembawa potensi solusi dari BRIN dan lainnya untuk menyelesaikan masalah di daerah," ujarnya.

Baca juga: BRIN dukung pembentukan SDM berkualitas untuk Indonesia unggul

Baca juga: Fokuskan ekonomi digital, BRIN tingkatkan kerja sama riset global

Pewarta: Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Indonesia siapkan Badan Riset dan Inovasi Nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar