Brusel (ANTARA News) - Para pemimpin Eropa dan Asia pada Selasa berjanji akan mengusahakan persetujuan yang mengikat secara hukum mengenai pemanasan global yang mencakup pengurangan emisi.

"Mereka sama-sama berusaha untuk mencapai hasil yang mengikat secara hukum, adil, efektif dan komprehensif," demikian pernyataan akhir yang disetujui pada Pertemuan Asia-Eropa (ASEM) di Brusel.

"Para pemimpin sepakat bahwa pengurangan dalam emisi global diperlukan, mengakui pandangan ilmiah bahwa peningkatan suhu global hendaknya di bawah dua derajat Celsius," demikian isi teks itu.

Namun, janji tersebut tak menyebutkan batas waktu atau jadwal untuk mencapai tujuan tersebut.

Para pemimpin dari 46 negara terdiri atas 27 dari Uni Eropa, 10 anggota ASEAN dan yang lainnya berasal dari India, Jepang, Australia, Selandia Baru, China, Korea Selatan, Pakistan, Mongolia, dan Rusia menghadiri pertemuan itu.

Pernyataan ASEM tersebut dikeluarkan ketika delegasi dari 170 negara bertemu di Tianjin, China, pekan ini dalam usaha memecah kebuntuan menjelang konferensi PBB nanti.

Pertemuan iklim PBB akan berlangsung pada 29 November-10 Desember di Cancun, Meksiko, setahun setelah pertemuan yang banyak dikecam di Kopenhagen, Denmark.

Amerika Serikat dan China yang termasuk penyumbang terbesar emisi karbon masih belum mengambil sikap berubah mengenai perubahan iklim.
(M016/A038)

Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010