Pemkot Jakbar kekurangan tenaga medis untuk vaksinasi warga Kalideres

Pemkot Jakbar kekurangan tenaga medis untuk vaksinasi warga Kalideres

Tenaga Kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (11/7/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat kekurangan tenaga medis untuk vaksinasi warga Kalideres guna mendukung program percepatan vaksin yang digulirkan pemerintah.

"Kita memang kemarin ini masalah di nakes kita kurang karena sebagian nakes kita terpapar," kata Camat Kalideres Naman Setiawan saat dikonfidikon di Jakarta, Jumat.

Namun, Naman tidak menjelaskan dengan rinci jumlah tenaga kesehatan yang terpapar COVID-19 di puskesmas wilayahnya.

Untuk menopang kerja tenaga kesehatan, Naman pun menggandeng beberapa elemen seperti guru dan hingga pelajar Pramuka.

"Guru juga kita libatkan untuk adminnya, ada anggota Pramuka, karang taruna, dan kader PKK," kata dia.

Dengan adanya bantuan dari tenaga non medis, Naman berharap target vaksin warga Kalideres sebanyak 310 ribu bisa tercapai.

"Kami harap bisa tercapai, sekarang baru 45 persen dari 310 ribu yang divaksin," kata Naman.

Baca juga: Petugas nyaris ditabrak pelaku penjambretan di pos Kalideres
Baca juga: PPKM Darurat, Panglima dan Kapolri tinjau penyekatan di Kalideres
Baca juga: Polrestro Jakbar geledah ruko timbun obat COVID-19 di Kalideres

Pewarta: Walda Marison
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Hari pertama larangan mudik, Terminal Kalideres angkut 10 penumpang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar