"Website" bagian strategi penting bisnis di era digital

"Website" bagian strategi penting bisnis di era digital

Ilustrasi. (ANTARA/PANDI)

Jakarta (ANTARA) - Selain menggunakan platform media sosial, pembuatan laman internet (website) untuk bisnis merupakan hal penting dalam mengoptimalkan strategi marketing (pemasaran) di era digital seperti sekarang.

Deputi Pengembangan Usaha, Pemasaran dan Kerjasama, Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) Gunawan Tyas Jatmiko mengatakan di era saat ini, identitas bisnis dan personal di dunia maya melalui sebuah website menjadi sebuah strategi marketing yang penting karena bisa dikendalikan seutuhnya oleh pengguna.

"Nama domain menjadi faktor penting dalam sebuah website, apalagi jika website tersebut menggunakan domain premium, karena kunci dari keberhasilan sebuah website ada pada pemilihan (wording) dalam domain itu sendiri, sehingga dengan pemakaian domain premium akan lebih mudah diucapkan dan diingat oleh orang," jelas Gunawan dalam pernyataan pers, dikutip Sabtu.

Baca juga: Indonesia bicara pelestarian bahasa daerah di forum UNESCO

Selain itu, penggunaan domain lokal .id dapat meminimalisir kejahatan siber, sehingga ekosistem digital bisa berjalan dengan baik. Karena domain .id merupakan domain kode negara Indonesia yang berada di bawah otoritas Negara Indonesia.

Nama Domain Premium adalah nama domain yang memiliki nilai tinggi, karena terdiri dari huruf yang terbatas mulai dari dua hingga empat karakter saja, selain itu juga pemilihan katanya (wording) yang mudah dibaca dan diingat.

Penggunaan nama domain yang unik dan singkat akan meningkatkan brand awareness dan kunjungan pada website tersebut.

"Nama domain yang terlalu panjang dan sulit diucapkan akan membuat kita sulit mengingatnya. Sedangkan nama domain yang pendek dan unik akan membuat situs anda lebih mudah diingat, itulah mengapa domain premium .id hadir, dan ini bisa menjadi investasi digital jangka panjang ke depannya, karena terdapat banyak keuntungan dari penggunaan domain premium tersebut," kata Gunawan.

Gunawan menambahkan bahwa terdapat dua kategori domain premium yang di kelola oleh PANDI, yaitu domain cantik yang terdiri dari dua sampai empat huruf dan domain premium super yang terdiri dari singkatan atau deretan huruf dan angka.

"Nama domain premium identitasnya lebih trust dan bisa menambah nilai dari nama domain itu sendiri karena akan sangat mudah dibaca dan diingat. Kemudian secara branding akan sangat bisa meningkatkan exposure dari brand yang dipakai. selain itu masih banyak domain terbatas dan premium yang ada di PANDI, jadi potensi memilikinya masih tinggi asalkan segera dibeli," terangnya.

Dalam rangka menggenjot penjualan nama domain premium .id, PANDI berencana meluncurkan landing page penjualan domain premium pada Agustus mendatang. Gunawan mengklaim bahwa landing page tersebut ramah pengguna sehingga memudahkan pengguna dalam bertransaksi melalui layanan yang disediakan, karena menurutnya hal ini bisa menjadi poin penting yang dapat membuat user semakin nyaman.

"Kami akan meluncurkan dua landing page untuk meningkatkan penjualan domain .id tersebut, yang pertama landing page penjualan domain dengan karakter terbatas untuk bisa mengakomodir kegiatan direct selling kepada user, dan yang kedua penjualan domain .id bersama dengan Registrar," katanya menambahkan.

Jumlah pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, terbukti pada awal 2021, pengguna internet mencapai 202,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa jika dibandingkan pada Januari 2020 lalu.

Dengan hadirnya internet di tengah masyarakat semakin memudahkan kegiatan sehari-hari. Pengoptimalan digital marketing sangat penting bagi pengguna internet.

Baca juga: PANDI dan BPP AKU bantu promosikan UMKM

Pewarta: Suryanto
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2021

BI bantu UMKM Sultra pasarkan produk secara digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar