PON Papua

Begini cara berpartisipasi dalam lari virtual "Kirab Api PON Papua"

Begini cara berpartisipasi dalam lari virtual "Kirab Api PON Papua"

Lari virtual bertajuk "Kirab Api PON XX Papua 2021". ANTARA/HO- kirabapiponvr.com

Jakarta (ANTARA) - Seluruh masyarakat Indonesia dapat berpartisipasi dalam ajang lari virtual bertajuk "Kirab Api PON XX Papua 2021" dengan cara melakukan pendaftaran melalui website resmi kirabapiponvr.com, kata Gunawan Samiadjie selaku race management kegiatan tersebut, Rabu.

Gunawan mengungkapkan lari virtual hadir untuk menyambut pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua yang dijadwalkan bergulir 2-15 Oktober 2021. Menurutnya, kegiatan kali ini berbeda dengan ajang lari virtual lainnya.

Peserta yang berpartisipasi akan merasakan atmosfer seperti atlet-atlet yang berlaga di PON Papua yang merupakan pesta olahraga terbesar di Tanah Air.

Mereka akan mendapatkan jersey yang sama persis dengan atlet terbaik di setiap provinsi di Indonesia. Selain itu juga akan mendapatkan medali yang mirip dengan atlet terbaik di PON Papua.

"Selain medali dari 37 cabang olahraga yang dipertandingkan di PON Papua, akan ada juga medali ke-38 untuk ajang lari virtual kali ini," ujar Gunawan dalam peluncuran Virtual Run Kirab Api PON XX Papua 2021, Rabu.

Dalam pelaksanaannya, terdapat empat kategori yang bisa diikuti, mulai dari 5K, 10K, 21K, dan 42K. Selain jersey dan medali, peserta yang mengikuti kegiatan ini juga akan mendapat sertifikat elektronik. Adapun biaya pendaftaran yakni Rp150 ribu.

Peserta diperbolehkan lari di mana saja, dengan waktu yang ditentukan sesuai dengan periode lari yang telah ditentukan.

Setelah itu, peserta diwajibkan untuk menyelesaikan jarak yang telah dipilih, baik dengan cara satu kali lari atau diselesaikan dengan beberapa kali lari (multiple run).

Nantinya, setiap peserta diberikan akses dashboard dengan memasukan kode pengguna (username) dan kata sandi (password) untuk mengirimkan hasil lari yang berupa tangkapan gambar dari aplikasi yang digunakan.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman mengajak masyarakat untuk memeriahkan kegiatan dalam menyambut PON Papua yang bergulir di tengah pandemi.

"Kirab api PON Papua tidak bisa dilakukan secara sepenuhnya, sehingga sebagian dilakukan secara virtual," kata Marciano Norman.

Baca juga: KONI Pusat ajak masyarakat ramaikan lari virtual "Kirab Api PON Papua"
Baca juga: Jayawijaya dukung suksesnya PON Papua
Baca juga: TNI tangani kirab api PON XX Papua
Baca juga: Kirab api PON 2016 tempuh 1.004,5 kilometer

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Dampak ekonomi PON & Peparnas capai Rp1,6 triliun

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar