Port-au-Prince (ANTARA News/AFP) - Haiti telah menutup bandara-bandaranya Rabu ketika kekerasan pasca-pemilihan mengguncang negara Karibea itu dengan bentrokan-bentrokan yang telah menyebabkan sedikitnya empat orang tewas.

Beberapa pejabat di bandara Port-au-Prince mengatakan semua pusat transportasi udara di negara itu telah ditutup ketika ribuan orang berunjuk rasa di kota-kota di negara itu menyusul pengumuman hasil pemilihan November lalu.

Perusahaan penerbangan Amerika Serikat, American Airlines, telah menangguhkan penerbangan ke dan dari Haiti pada Rabu dan Kamis setelah barikade-barikade didirikan di ibukota dan bentrokan-bentrokan meletus di antara para pendukung politik yang bersaing.

"Para pegawai bandara dan perusahaan tidak dapat mencapai tempat kerja," kata jurubicara Martha Pantin yang bermarkas di Miami. "Kami terus memantau situasi dan mengharapkan akan pulih secepat mungkn."

Air Transat Kanada, yang biasanya melakukan peberbangan mingguan ke dan dari Port-au-Prince, melayani masyarakat Haiti yang besar di Montreal, telah menangguhkan penerbangan hingga Kamis karena "alasan keamanan", kata jurubicara Pierre Tessier.(*)

(Uu.S008/R009)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2010