Literasi digital kolaborasi pemerintah dengan platform teknologi

Literasi digital kolaborasi pemerintah dengan platform teknologi

Logo Kominfo (Kominfo.go.id)

Jakarta (ANTARA) - Dirjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel A. Pangerapan mengatakan bahwa kemampuan literasi digital dapat terwujud lewat kolaborasi pemerintah dengan penyedia layanan teknologi di Indonesia.

"Literasi digital kini menjadi suatu kemampuan dasar bagi setiap individu untuk bisa lebih cerdas dalam berkomunikasi dan bersikap di dunia daring. Kami percaya kemampuan memanfaatkan teknologi digital yang baik tentu bisa membuka banyak peluang positif bagi bangsa Indonesia baik untuk kehidupan sosial maupun ekonomi," kata Semuel melalui keterangan yang diterima pada Rabu.

Baca juga: Konten video "game" makin populer di TikTok

"Untuk itu, Kementerian Kominfo bersama GNLD Siberkreasi menggandeng TikTok sebagai mitra agar cita-cita kita bersama menuju negara cakap digital bisa cepat terealisasi," ujarnya menambahkan.

Kementerian Kominfo, Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi berkolaborasi dengan layanan video pendek TikTok dengan menghadirkan sejumlah program yang berfokus pada literasi digital dan edukasi penggunaan internet secara bijak untuk mempersiapkan Indonesia makin cakap digital.

Kolaborasi literasi digital antara Kementerian Kominfo, TikTok dan GNLD Siberkreasi ini menyajikan berbagai program sepanjang tahun 2021. Dengan mengajak masyarakat berkontribusi dalam menyebarkan konten positif, inspiratif, dan edukatif di platform digital agar tercipta komunitas yang suportif di dunia daring.

TikTok menghadirkan sejumlah in-app challenge bertemakan empat pilar kurikulum kecakapan digital dari Kementerian Kominfo mulai dari cakap bermedia digital (digital skills), aman bermedia digital (digital safety), etika bermedia digital (digital ethics), hingga budaya bermedia digital (digital culture).

Pengguna dapat memantau #MakinCakapDigitalChallenge dalam aplikasi TikTok untuk dapat berpartisipasi sekaligus mendapatkan literasi digital dalam bentuk video singkat yang menarik.

Ada juga webinar bertajuk "Bincang Literasi Digital: Ciptakan Kebaikan di Platform Digital" yang menghadirkan diskusi komprehensif bersama narasumber kredibel.

Para narasumber akan berbagi perspektif tentang cara memulai langkah kecil dengan berbuat kebaikan di platform digital dari pengalaman atau keahlian masing-masing.

Webinar ini bersifat umum dan gratis, peserta cukup membuka tautan s.id/ciptakankebaikan untuk mendaftarkan diri dan mendapatkan sertifikat eletronik.

"Sebagai platform digital yang bertumbuh, kami rasa penting untuk terus mengembangkan ruang digital yang aman, nyaman, dan positif. Kementerian Kominfo bersama GNLD Siberkreasi dan TikTok memiliki semangat yang sama dalam upaya meningkatkan akselerasi literasi digital dan mendorong #CiptakanKebaikan di platform digital," kata Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia Faris Mufid.



Baca juga: TikTok buat reality show kompetisi gim "The Greatest Gamer Indonesia"

Baca juga: TikTok berencana tambah durasi video 5 menit

Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Menkominfo terima Dubes Prancis bahas satelit baru

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar