UI boyong tiga gelar juara kompetisi bisnis, manajemen dan keuangan

UI boyong tiga gelar juara kompetisi bisnis, manajemen dan keuangan

Tim Universitas Indonesia meraih tiga penghargaan dari tiga kategori lomba pada Kompetisi Bisnis, Manajemen dan Keuangan (KBMK). (ANTARA/Foto: Humas UI)

Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) meraih tiga penghargaan dari tiga kategori lomba pada Kompetisi Bisnis, Manajemen dan Keuangan (KBMK), yang diikuti oleh 1.679 peserta (450 tim).

Penghargaan tersebut adalah juara I kategori lomba Riset Investasi yang diraih oleh tim Risk Lovers, juara II lomba Audit Investigatif yang diraih oleh tim Wallstreet, dan Juara II Analisis Kasus Manajemen SDM/Modal Insani yang diraih oleh tim 3 Musketeers, KBMK 2021.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI Prof. Dr. rer. nat. Abdul Haris dalam keterangan tertulis yang diterima di Depok, Minggu, mengapresiasi sebesar-besarnya kepada Puspresnas Kemdikbudristek atas kepercayaan kepada UI untuk menyelenggarakan kegiatan KBMK 2021.

Baca juga: UI tuan rumah kompetisi bisnis dan keuangan nasional 2021

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh UI dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

Haris berharap kerja sama antara Puspresnas Kemdikbudristek dengan UI makin meningkat di masa depan.

Prof Haris juga mengungkapkan kekaguman terhadap peserta KBMK 2021 atas gagasan dan narasi menakjubkan yang diberikan dalam membahas tema yang ada.

"Gagasan dan narasi para peserta sangat brilian dalam membantu penyelesaian permasalahan bangsa yang diulas dalam tema-tema yang diberikan. Tema-tema tersebut sangat relevan dengan kondisi Indonesia yang tengah bergegas untuk bangkit dari pandemi COVID-19, khususnya di bidang perekonomian," ujarnya.

Ketua panitia KBMK 2021 yang sekaligus Pj. Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, Teguh Dartanto menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas kepercayaan yang diberikan oleh Puspresnas Kemdikbudristek kepada UI untuk menjadi penyelenggara kegiatan KBMK 2021.

Teguh mengatakan KBMK berjalan sukses dengan peran aktif para peserta. Mereka berkesempatan untuk melakukan presentasi di depan pimpinan di bidang pemerintah dan industri, sekaligus berpeluang direkrut bekerja oleh para mitra tersebut.

KBMK 2021 terdiri atas delapan kategori lomba yang dipertandingkan, yaitu Perencanaan Bisnis berbasis pencapaian SDG, Analisis Kasus Manajemen Pemasaran, Analisis Kasus Manajemen Operasional, Analisis Kasus Manajemen SDM/Modal Insani, Komersialisasi Teknologi, Audit Investigatif, Karya Tulis, dan Riset Investasi.

Tahun ini, KBMK 2021 menambahkan kegiatan berupa eksibisi internasional-yang diselenggarakan penuh dalam Bahasa Inggris sebagai wadah untuk menyebarluaskan karya anak bangsa kepada dunia internasional.

Plt. Kepala Puspresnas Kemdikbud Ristek, Asep Sukmayadi menyampaikan bahwa KBMK 2021 diikuti oleh 1679 peserta yang terbagi ke dalam 450 tim, dan merepresentasikan berbagai wilayah di Indonesia. Dari 450 tim tersebut, diseleksi hingga mengerucut menjadi 88 tim yang akan berlaga di tingkat semifinal dan final KBMK 2021.

Baca juga: Guru Besar UI: Jalankan prokes 5M agar pengendalian COVID-19 membaik

Baca juga: Wapres sebut masih ada keraguan masyarakat berinvestasi syariah


Asep menyampaikan bahwa KBMK merupakan wujud perkataan Drs. Mohammad Hatta bahwa kampus merupakan wadah untuk para mahasiswa mengembangkan karsa dan cipta. Lewat KBMK 2021, para mahasiswa memiliki ruang untuk memaparkan gagasan dan ide kreatif kepada para pemangku kepentingan terkait. Dengan cara ini, generasi tangguh dan adaptif dapat tercipta dalam rangka menghadapi perubahan dunia global yang sangat dinamis.

Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Prof. Ir. Nizam memuji keberanian para peserta untuk menyampaikan gagasannya.

"Ini menunjukkan bahwa para mahasiswa memiliki semangat dan tekad belajar yang kuat untuk menyongsong perubahan yang terjadi di masa depan," katanya.

Oleh karena itu, yang paling penting dalam KBMK ini adalah keberanian para mahasiswa untuk menyampaikan gagasan dan narasinya. Perkara menang atau kalah hanyalah berdasar penilaian juri saja.

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2021

"Ngopi" sambil belajar bahasa isyarat di kedai Kopi Tuli

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar