PON Papua

Junita Malau pertahankan emas wushu sanda 48kg

Junita Malau pertahankan emas wushu sanda 48kg

Atlet wushu putri Sumut Junita Malau (kanan) berusaha mengunci Atlet wushu putri Jatim Friska Ria Wibowo (kiri) saat bertanding pada semifinal Wushu Sanda Putri nomor 48 Kg PON Papua di Gor Futsal Dispora, Kabupaten Merauke, Papua, Jumat (1/10/2021). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU.

Merauke (ANTARA) - Atlet Sumatra Utara Junita Malau mempertahankan gelar juara wushu sanda kelas 48kg putri setelah mengalahkan wakil Jawa Tengah Bayu Peni di PON Papua, Minggu.

Setelah kehilangan babak pertama, Junita mampu bangkit dan memaksa laga dilanjutkan ke babak ketiga.

Runner-up kejuaraan dunia wushu sanda 2014 itu terbukti terlalu tangguh bagi Bayu, peraih medali perunggu PON 2016 yang takluk dengan skor 1-2.

Sementara itu Efi Dian Sofiana (Jatim) dan Friska Ria Wibowo (Jambi) berhak atas medali perunggu bersama setelah keduanya gugur di semifinal.

Sebelumnya Sumut telah membawa dua medali emas dari wushu taolu melalui Harris Horatius yang berjaya di nomor kombinasi nan quan+nan gun putra dan Juwita Niza Wasni dari nomor nan quan+nan dao putri.

Baca juga: Atlet Sumut Juwita Niza putuskan pensiun usai rebut emas wushu
Baca juga: Sumut kirimkan wakil terbanyak ke final wushu sanda
Baca juga: Hari ketiga wushu: Jatim tambah dua emas, Sumut pecah telor

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Tim wushu Sumut penuhi target pada PON XX Papua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar