Jakarta (ANTARA News) - Anggota Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya menduga ledakan yang terjadi di Perumahan Villa Dago Blok A Nomor 97 RT 01/20 Benda Baru Pamulang, Kota Tangerang Selatan, terjadi saat pemilik rumah, Zulkifli Taeb, membuat shabu.

"Saat diselidiki ternyata di rumah korban terdapat banyak cairan kimia," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Senin.

Baharudin menuturkan pihak kepolisian berupaya menyelidiki peristiwa ledakan itu, dengan meminta keterangan dari saksi bernama Edi (30).

Saat terjadi ledakan, Edi berada di lokasi kejadian sehingga diminta keterangan penyidik guna melengkapi berita acara pemeriksaan.

Sebelumnya, peristiwa ledakan terjadi di rumah Zulkfili Taeb, Minggu (23/1) sekitar pukul 22.30 WIB.

Pria keturunan Aceh tersebut menjadi korban ledakan dengan mengalami luka bakar mencapai 90 persen pada sekujur tubuh yang saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

Polisi menduga Zulkifli mengalami kendala saat membuat shabu sehingga terjadi ledakan.

Selain meminta keterangan saksi, petugas juga menyita barang bukti berupa 2 gram bubuk putih diduga narkoba jenis shabu dan peralatan pembuat shabu.

Kemudian polisi mengamankan satu dus berisi 24 botol Iodin, empat drum cairan Silen (Xylene), cairan HCL, soda api, ephidrin, dua tablet Microgrynon, labu bekas tabung pembakaran, timbangan, peralatan mini laboratorium, ember berisi bahan setengah jadi shabu dan alat pengisap shabu.

(T014/Z003/S026)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011