Jakarta (ANTARA News) - Mobil Afri Sony, wartawan RCTI dicongkel oleh maling saat ditinggal mengikuti Sosialisasi Kode Etik Jurnalistik di Pemkot Bekasi, Jabar. Alarm sempat berbunyi satu menit, namun begitu didekati petugas Satpol PP, maling sudah kabur menguras isi mobil, Selasa (1/3).

Pencongkel tersebut berhasil membawa sebuah laptop merk seharga Rp9 juta, serta berkas-berkas penting. Namun tidak sempat mengambil uang dalam amplop di jok kiri yang jumlhanya sebesar Rp5 juta.

Petugas Polres Metro Bekasi telah berada di lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mengumpulkan sidik jari dan jejak pencoleng dalam Mobil Xenia abu-abu B 2026 QW tersebut.

Sosialisasi Kode Etik Jurnalistik diselenggarakan Wakil Walikota Bekasi, Rahmat Effendi sempat menjadi ketidakjelasan di kalangan wartawan. Karena undangan resmi hanya untuk tujuh media dan dua organisasi profesi (PWI dan AJI).

Namun AJI di Kota Bekasi belum terbentuk secara resmi, dan pihak penyelenggara dalam fb, Bekasi Satu mengatakan bahwa undangan yang lain melalui sms dan telpon. Setelah dicek ternyata hp 021-955 00613, tidak diketahui pemiliknya dan saat ditelpon tidak diangkat.

"Saya juga curiga ini undangan ko, berbeda dengan undangan berkop resmi. Saat ditelpon nomor itu gak diangkat. Berarti gak jelas nih," tanya salah seorang wartawan.(*)
(R009/K004)

Pewarta: Ruslan Burhani
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2011