Yogyakarta (ANTARA News) - Penyakit kanker yang menyerang anak-anak sejak lima tahun terakhir mengalami peningkatan sekitar 5-10 persen per tahun, kata ahli hematologi-onkologi anak Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Sutaryo.

"Saat ini di Rumah Sakit Dr Sardjito Yogyakarta setiap tahun terdapat sekitar 200-300 pasien anak baru penderita kanker," katanya dalam sarasehan kanker anak di Yogyakarta, Kamis.

Ia mengatakan penyebab peningkatan kasus penyakit kanker pada anak itu disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak dini.

"Jenis kanker yang banyak menyerang pada anak di antaranya kanker darah (leukemia), kanker ginjal, kanker syaraf neuroblastoma, kanker organ-organ ovarium, dan kanker getah bening," katanya.

Menurut dia, penyakit kanker pada anak itu pada dasarnya bisa disembuhkan jika dilakukan operasi sejak awal. Tingkat penyembuhan itu tergantung usia.

"Jika diketahui sejak dini, maka tingkat kesembuhannya semakin tinggi. Misalnya, kasus kanker darah pada anak paling baik penyembuhannya saat usia 2-10 tahun," katanya.

Ia mengatakan delapan dari sepuluh pasien anak yang menderita kanker bisa sembuh. Angka tersebut diharapkan bisa ditingkatkan menjadi sembilan dari sepuluh pasien anak bisa sembuh.

Ketua Ikatan Psikologi Klinis Indira Laksmi Gamayanti mengatakan, peran dan sikap orang tua dalam menghadapi anak penderita kanker sangat penting. Selain memperhatikan proses pengobatan, kondisi emosi anak juga tidak boleh diabaikan keluarga.

Menurut dia, mulai dari pemeriksaan sampai pengobatan anak akan mengalami ketakutan dan kecemasan. Untuk mengurangi stres, anak harus diberi kesempatan bermain dan berkesenian.

"Anak juga perlu diberitahu apa penyakitnya dan diberi pengertian bahwa penyakitnya bisa disembuhkan," katanya.

(B015*H010/M008)

Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2011