Indonesia menang telak 6-0 atas Kamboja

Indonesia menang telak 6-0 atas Kamboja

ilustrasi timnas U-23 Pesepakbola Timnas U-23, Titus Bonai (tengah) bersama dua rekannya bergembira (FOTO ANTARA/Dhoni Setiawan)

Jakarta (ANTARA News) - Timnas Indonesia menang telak 6-0 atas Kamboja pada babak penyisihan Grup A cabang sepak bola SEA Games 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin.

Gol kemenangan Indonesia tercipta melalui Titus Bonai pada menit 27, Patrick Wanggai pada menit 29 dan 40, Gunawan Dwi Cahyo menit 34, Andik Vermansyah menit 81 dan Ramdani Lestaluhu pada menit 84.

Dengan perolehan tiga poin itu Indonesia berada di puncak klasemen sementara Grup A dengan tiga poin karena pada pertandingan sebelumnya Singapura melawan Malaysia berakhir imbang 0-0.

Tuan rumah Indonesia yang berkostum merah putih putih di awal babak pertama langsung berinisiatif memberikan tekanan ke pertahanan lawan. Pemain belakang Abdul Rahman malah yang langsung mengancam gawang Kamboja dengan sudulan kerasnya, tapi meluncur tipis di atas gawang.

Kesempatan kedua datang dari Ferdinan Sinaga. Setelah mampu melepaskan diri dari hadangan pemain lawan, pemain Semen Padang itu melesatkan tendangan keras. Hanya saja tendangan itu mampu ditepis penjaga gawang Kamboja, Sou Yaty.

Sering melakukan serangan, anak asuh Rahmad Darmawan seperti lupa akan pertahanan. Serangan balik cepat dari Kamboja mampu merepotkan barisan belakang sehingga Phourng Soksana menjebol gawang Kurnia Meiga pada menit 18, tapi gol dianulir karena pemain dinyatakan wasit lebih dulu "offiside".

Serangan dari sayap baik melalui Oktovianus Maniani maupun Ferdinan Sinaga kemudian lebih digencarkan. Akhirnya setelah menyambut umpan terukur Stevie Bonsapia, Titus Bonai mampu menjebol gawang Kamboja dengan sundulan pada menit 27 dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Unggul 1-0 membuat semangat tim Garuda Muda itu meningkat. Hasilnya pada menit 29 mampu menggandakan keunggulan lewat tendangan bola mati dari kaki Patrick Wanggai. Dengan gol ini tuan rumah unggul menjadi 2-0.

Meski unggul 2-0 serangan yang dibangun oleh Egi Melgiansyah dan kawan-kawan tidak langsung mengendur. Beberapa kali serangan dilakukan hingga akhirnya pemain belakang Gunawan Dwi Cahyo mampu menambah keunggulan menjadi 3-0 pada menit 34 setelah terjadi kemelut di depan gawang Kamboja.

Stadion Utama Gelora Bung Karno kembali bergemuruh setelah Patrick Wanggai menciptakan gol keduanya pada menit 40. Gol ini tercipta setelah mendapatkan umpan terukur dari Oktovianus Maniani sehingga membuat kedudukan menjadi 4-0 yang bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua giliran Kamboja berinisiatif melakukan serangan kepertahanan tuan rumah yang dimotori oleh Abdul Rahman. Bahkan tendangan keras pemain Kamboja sempat membahayakan gawang Kurnia Meiga, meski akhirnya tidak tercipta gol.

Indonesia yang tampil segarang di babak pertama terlihat sering kehilangan bola. Sentuhan bola dari kaki ke kaki jarang diperlihatkan sehingga masuk menit 70 tidak terjadi penambahan gol meski peluang banyak didapatkan.

Setelah banyak peluang tercipta akhirnya Andik Vermasyah mampu memecah kebuntuan dengan mencetak gol pada menit 81 sehingga mengubah kedudukan menjadi 5-0. Gol tercipta lewat tendangan jarak jauh dengan keras sehingga bola tidak bisa ditahan penjaga gawang Kamboja.

Pada menit 84 giliran Ramdani Lestaluhu menjebol gawang Kamboja. Gol tercipta setelah pemain asal Tulehu Maluku itu mampu menyelesaikan dengan baik umpan terukur dari Andik Vermansyah sehingga membuat kedudukan menjadi 6-0.

Hingga peluit panjang tanda pertandingan usai ditiup wasit asal Myanmar, Win Htut, kedudukan tetap 6-0 untuk kemenangan tuan rumah Indonesia.


Susunan pemain:

Indonesia : Kurnia Meiga (penjaga gawang), Egi Melgiansyah (k), Oktovianus Maniani, Gunawan Dwi Cahyo, Ferdinan Sinaga/Andik Vermansyah, Stevie Bonsapia, Diego Michiels, Titus Bonai, Hendro Siswanto/Ramdani Lestaluhu, Patrick Wanggai/Yongky Aribowo dan Abdul Rahman.

Kamboja : Sou Yaty (penjaga gawang), Sok Rithy, Sok Sovan, Touch Pancharong, Tum Saray (KK)/Pov Phearith, Khuon Laboravy (k), Pheak Rady, Sos Suhana, Chhun Sothearath, Chhin Chhoeun dan Phourng Soksana/Keo Sokngon.
(T.B016/I015)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2011

Komentar