Pesisir Barat (ANTARA) - Pelaksanaan kejuaraan selancar internasional Krui Pro 2022 Pesisir Barat Lampung menghadirkan kearifan lokal daerah untuk memperkenalkan budaya dan produk lokal kepada wisatawan.

"Dalam pelaksanaan Krui Pro 2022 selain melaksanakan kejuaraan selancar, memang Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat ingin menunjukkan secara penuh keanekaragaman budaya yang ada di daerahnya," ujar Kabid Pengembangan Pemasaran Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung, Melly Ayunda, di Pesisir Barat, Sabtu.

Ia mengatakan, di Pesisir Barat banyak sekali kearifan lokal yang dapat dipelajari oleh wisatawan domestik ataupun mancanegara yang berwisata di kabupaten itu.

"Mereka mencoba memperkenalkan kearifan lokal daerah juga, jadi ada beragam hal bisa dinikmati dan dipelajari oleh wisatawan," katanya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal.

"Kita akan tawarkan budaya dan keramahtamahan warga di Pesisir Barat, baik dari kearifan lokal suku Sai Batin beserta tokoh adat," ucap Agus Istiqlal.

Dia melanjutkan, akan dilakukan juga promosi produk-produk lokal seperti kacang tujin, kue tat, dan beragam kuliner olahan ikan tuhuk.

"Disini tidak hanya selancar yang menjadi daya tarik, tapi ada juga beragam budaya dan UMKM yang mungkin tertunda kita promosikan selama tiga tahun ini karena pandemi COVID-19 dan ini saatnya kita bangkitkan kembali promosi produk lokal dan kearifan lokal," ucap dia.

Dalam kegiatan kejuaraan selancar internasional Krui Pro 2022 telah dikenalkan sejumlah kearifan lokal dan yang pertama adalah pelaksanaan tradisi Ngantak Pahakh yaitu makan bersama antar warga dengan wadah yang dihiasi ornamen Tapis khas Pesisir Barat, serta menyajikan tarian Nyucun Pahakh yang ditarikan oleh muli (perempuan) Lampung.


Baca juga: Sandiaga: Kejuaraan selancar Krui Pro kian bangkitkan parekraf Lampung
Baca juga: Kesiapan "World Surf League Krui Pro 2022" telah capai 90 persen
Baca juga: Lampung gelar Krakatau Beach Fun Run jelang Krui Pro

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Dadan Ramdani
Copyright © ANTARA 2022