Jakarta (ANTARA) - Festival Film Internasional Busan (BIFF) tahun ini akan sepenuhnya kembali digelar secara langsung pada bulan depan.

Dilansir Yonhap, Kamis, ini merupakan perhelatan langsung pertama festival setelah tahun-tahun pandemi, tanpa adanya aturan jaga jarak sosial di semua segmen acara, termasuk upacara pembukaan dan penutupan.

Salah satu festival film terbesar di Asia itu akan diadakan dari 5-14 Oktober di Busan, dengan menampilkan 243 film dari 71 negara. Seleksi 2022 akan ditayangkan di tujuh bioskop di Busan, termasuk Busan Cinema Center, tempat utama dari BIFF.

BIFF mengatakan semua acara dan pemutaran yang direncanakan akan diadakan dengan kapasitas penuh atau 100 persen, seperti pada tahun-tahun sebelum pandemi.

Tahun lalu, upacara pembukaan secara langsung berlangsung dengan ketat sesuai dengan pedoman jarak sosial, sementara aturan kekosongan kursi tengah diberlakukan di semua bioskop dalam ruangan.

Film drama Iran "Scent of Wind" karya Hadi Mohaghegh akan membuka BIFF tahun ini, dan "A Man" karya sutradara Jepang Kei Ishikawa akan ditayangkan sebagai penutup.

Dua film akan ditampilkan di Gala Presentation yang bergengsi bersama dengan "Nobody's Hero" oleh Alain Guiraudie dari Prancis dan "Scarlet" oleh Pietro Marcello dari Italia.

Pada bagian kompetisi "New Currents" tahun ini, sebanyak 20 film termasuk "A Wild Roomer" oleh sutradara Korea Lee Jeong-hong, "Shivamma" oleh Jaishankar Aryar dari India dan "Thousand and One Nights" oleh Nao Kubota dari Jepang, akan bersaing untuk memperebutkan penghargaan kategori itu.

Sembilan serial drama, termasuk "Yonder" karya sutradara Korea Lee Joon-ik, "Connect" karya pembuat film Jepang Takeshi Miike, serta miniseri Lars von Trier "The Kingdom Exodus," akan ditampilkan di bagian "On Screen". Segmen ini diluncurkan tahun lalu untuk memperkenalkan serial original berkualitas yang diproduksi oleh platform streaming.

Baca juga: "Empire of Light" bawa cinta tentang sinema, tayang Desember 2022

Baca juga: "Glass Onion: A Knives Out Mystery" tayang di Netflix 23 Desember


Baca juga: Bincang sinema dan dampak sosial bareng sutradara "Georgia" Jayil Pak

Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2022