Jakarta (ANTARA) - Apple memperketat pengamanan siber untuk ekosistem mereka, salah satunya fitur notifikasi pada iMessage jika perangkat iPhone disadap.

Fitur keamanan siber itu, diberitakan Reuters pada Kamis, paling utama ditujukan untuk pengguna iPhone yang sering kali menjadi sasaran empuk peretasan, seperti selebriti, jurnalis, aktivis dan politikus.

Baca juga: Android Messages akan hadirkan fitur mirip iMessage

Pada aplikasi berkirim pesan antarpengguna perangkat buatan Apple iMessage, pengguna yang menyalakan fitur Contact Key Verification akan mendapatkan peringatan jika ada perangkat yang tidak dikenal berusaha menyadap.

Apple juga akan memberi fitur supaya pengguna saling mencocokkan kode keamanan untuk melakukan verifikasi supaya komunikasi berlangsung secara aman.

Apple akan semakin memperketat keamanan siber pada ekosistem perangkat, terutama untuk penyimpanan berbasis komputasi awan iCloud. Perusahaan yang bermarkas di Cupertino, Amerika Serikat, it mengatakan meski sejauh ini tidak ada kebocoran di iCloud atau iMessage, upaya peretasan meningkat.

Pengguna Apple di AS mulai akhir tahun ini akan bisa menyalakan fitur perlindungan Advanced Data Protection untuk iCloud.

Jika dinyalakan, maka berkas-berkas seperti foto, pesan suara dan catatan tidak dipulihkan ketika pengguna lupa kata sandi mereka. Apple akan memberikan fitur itu secara global mulai tahun depan.

Apple juga akan memberikan opsi menyalakan fitur kunci keamanan fisik jika pengguna masuk ke akun Apple dari perangkat baru, demikian Reuters melansir pada Kamis.



Baca juga: Apple telah perbaiki iMessage usai bermasalah satu pekan terakhir

Baca juga: Apple tutup celah keamanan di iMessage

Baca juga: Android Messages akan hadirkan fitur mirip iMessage

Penerjemah: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © ANTARA 2022