Jakarta (ANTARA) - Tim bola voli putra Jakarta STIN BIN dan Jakarta LavAni Allo Bank bakal melakoni pertandingan penting untuk menentukan tim terbaik pada final four putaran I PLN Mobile Proliga 2023.

Kedua tim dijadwalkan saling berhadapan di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (3/3). Pekan kedua di Semarang ini merupakan akhir putaran satu dan awal putaran dua.

STIN BIN dan LavAni saat ini menempati posisi teratas dengan sama-sama tak terkalahkan dalam dua pertandingan dan poinnya pun sama yakni lima.

Selain menjadi tim terbaik pada final four putaran I, pemenang pada pertandingan ini akan membuka berpeluang untuk lolos ke grand final di GOR Among Rogo, Yogyakarta, 18-19 Maret.

Baca juga: STIN BIN rebut kemenangan kedua usai bungkam Samator

Asisten pelatih LavAni, Samsul Jais, mengatakan Dio Zulfikri dan kawan-kawan memiliki modal penting melawan STIN BIN dengan dua kemenangan pada babak reguler.

"Akan tetapi, pada babak empat besar ini kekuatan setiap tim berbeda dengan di babak reguler.
Kemenangan kami di babak penyisihan tentunya menjadi modal kuat," ujar Samsul dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (1/3).

Menurut Samsul, pertandingan di final four melawan STIN BIN ini bakal seru. Sebab, kedua tim sudah saling mempelajari kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Baca juga: STIN BIN menang dramatis atas Bhayangkara Presisi pada final four

Sementara itu, asisten pelatih STIN BIN, Agus Jumaedi, mengatakan timnya juga sudah mempelajari kekuatan LavAni. Dua kekalahan di babak reguler dari juara bertahan itu sudah dipelajari.

"Kami bukan menjadikan target untuk menjadi juara putaran. Target kami adalah lolos ke grand final. Itu dulu bagi kami," ujar Agus Jumaedi.

Dia berharap Farhan Halim dan kawan-kawan dapat memaksimalkan sekaligus membalas kekalahan pada babak reguler.

STIN BIN di Semarang juga akan menghadapi laga lainnya yakni melawan Jakarta Bhayangkara Presisi pada Sabtu(4/3). Sedangkan LavAni berjumpa Surabaya BIN Samator pada Minggu (5/2).

Baca juga: Juara bertahan Jakarta LavAni belum terbendung

Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2023