Warsawa (ANTARA) - Seorang warga negara asing ditangkap di Polandia atas dugaan melakukan tindakan spionase untuk Rusia, kata seorang jaksa negara tersebut, di tengah meningkatnya aktivitas intelijen Rusia di negara terbesar sayap timur aliansi militer NATO itu.

Invasi Rusia ke Ukraina membuat hubungan Polandia dan Rusia yang sudah tegang jadi semakin buruk. Warsawa menyatakan negaranya kerap menjadi target aksi spionase dan disinformasi Rusia.

Dalam pernyataannya, jaksa penuntut di kota Gdansk di Polandia utara menyebutkan sang pelaku telah ditahan pada 21 Maret.

"Temuan dalam kasus ini menunjukkan bahwa pelaku bertindak untuk intelijen Rusia dengan menghimpun dan mengumpulkan informasi ... mengenai infrastruktur kritis di daerah Pomeranian dan Kuyavian-Pomeranian dan mengenai aktivitas dinas dan badan yang bertanggung jawab atas keamanan," kata jaksa tersebut.

Pernyataan tersebut juga menyatakan informasi yang dihimpun pelaku kemudian diserahkan kepada dinas intelijen Rusia. Apabila terbukti bersalah, pelaku tersebut dapat dihukum sampai dengan 10 tahun penjara.

Penangkapan warganegara asing atas tuduhan spionase tersebut menyusul operasi penangkapan sebelumnya terhadap sembilan orang yang diduga memata-matai jaringan kereta ke Ukraina dan mempersiapkan aksi sabotase beberapa pekan lalu.

Menteri Dalam Negeri Polandia Mariusz Kaminski pada Kamis (16/3) menjelaskan bahwa kelompok tersebut diperintahkan untuk melakukan propaganda yang merusak hubungan antara Polandia dan Ukraina. Para pelaku menerima bayaran atas tindakannya itu.

Turut disita oleh Dinas Keamanan Dalam Negeri dalam penangkapan sembilan orang tersebut adalah kamera, perangkat elektronik, dan pemancar sinyal GPS yang akan dipasang pada logistik bantuan untuk Ukraina, kata Kaminski.

Sebelumnya, beberapa negara Eropa mengusir diplomat-diplomat Rusia yang ditugaskan di sana atas tuduhan spionase sejak invasi Rusia ke Ukraina yang membuat hubungan antara Moskow dan Uni Eropa turun ke tingkah terendah sepanjang masa.

Februari lalu, seorang berkewarganegaraan Rusia yang tinggal dan membuka usaha di Polandia selama bertahun-tahun, didakwa sebagai mata-mata Rusia dari 2015 hingga April 2022.

Sumber: Reuters
Baca juga: Kepala intel Rusia tuduh AS, Polandia ingin membagi dua Ukraina
Baca juga: Polandia bongkar jaringan mata-mata Rusia, sembilan orang ditangkap
Baca juga: Peretas Rusia serang situs pajak, kata Polandia

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © ANTARA 2023