Depok (ANTARA) - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok Jawa Barat Sidik Mulyono mengatakan empat warga Depok berhasil lolos untuk mengikuti program magang ke Jepang oleh PT Japan Indonesia Economic Center (JIAEC).

"Kami akan melakukan sosialisasi ke seluruh SMK di Kota Depok terkait program pemagangan yang diadakan oleh PT JIAEC, karena dari seluruh peserta yang diberangkatkan ke Jepang tersebut, hanya ada empat warga Depok," kata Sidik Mulyono di Depok, Senin.

Dikatakannya minat warga Depok untuk training ke Jepang masih sedikit, kami akan sosialisasikan agar anak-anak mau mendaftar dan bisa terlibat dalam pelatihan dan pemagangan di perusahaan di Jepang.

"Tentunya setelah mereka magang di Jepang maka keahliannya akan meningkat," jelasnya.

Sidik Mulyono mengungkapkan setiap tahunnya PT JIAEC memberangkatkan sekitar 400 orang untuk training ke Jepang. Seluruhnya merupakan warga dari kabupaten kota di Indonesia, termasuk Kota Depok.

:Empat warga Depok yang melakukan magang tersebut sebelumnya sudah dilatih oleh PT JIAEC," katanya.

Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok berkerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja PT Japan Indonesian Economic Center (PT JIAEC) melakukan mengikuti program pemagangan ke Jepang.

Program pelatihan pemagangan ke Jepang ini diberikan secara gratis kepada masyarakat yang memiliki kemauan tinggi. Selain itu, diprioritaskan bagi siswa berprestasi dan tidak mampu.

Program pelatihan ini dilakukan sebagai upaya menurunkan angka pengangguran di Kota Depok. Tentunya dengan meningkatkan kompetensi para pencari kerja sebagai bekal dalam mencari pekerjaan.

"Sinegi terus kami lakukan dengan lembaga pelatihan di Kota Depok agar para pelamar memiliki kompetensi untuk melamar kerja," ujarnya.

Pewarta: Feru Lantara
Editor: Nurul Aulia Badar
Copyright © ANTARA 2023