Jakarta (ANTARA) -
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (PB POSSI) Laksamana Muda Rubiyanto menilai pencapaian cabang olahraga fin swimming atau renang sirip di SEA Games 2023 sesuai target yang ditetapkan.
 
Pada SEA Games 2023 Kamboja, tim Indonesia berhasil menduduki posisi kedua di klasemen umum cabang olahraga fin swimming, dengan catatan enam medali emas, sepuluh medali perak, dan lima medali perunggu.
 
"Yah kalau saya bilang ini sesuai target. Bahkan pada saat review saya bilang saya hanya bisa melihat situasi lima (medali emas), tapi kita dapat enam. Walaupun sebenarnya dari NOC mintanya tujuh. Tetapi dari perhitungan saya yang kita melihat, memantau kekuatan lain, kita melihatnya sih itu. Jadi saya bilang ini memenuhi target, bahkan lebih baik," kata Rubiyanto saat ditemui setelah upacara penyambutan atlet SEA Games di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin malam.

Baca juga: Janis maksimalkan media sosial untuk perkenalkan fin swimming
 
Dari enam medali emas yang didapat cabang olahraga fin swimming, tiga medali disumbangkan oleh atlet putri Janis Rosita Suprianto, yang memenangi medali tersebut di nomor 50 meter permukaan putri, 100 meter permukaan putri, dan 200 meter permukaan putri. Rubiyanto sama sekali tidak heran dengan pencapaian Janis, yang menurutnya memang sudah memperlihatkan banyak kemajuan selama proses latihan.
 
"Jadi Janis ini atlet yang bertalenta ya. Dia tidak terlalu banyak bicara cuma dia betul-betul mendengarkan yang diberikan pelatihnya, dan bercerita dengan saya bahwa teknik-teknik yang disampaikan oleh pelatihnya dari Korea Selatan memberikan perbaikan teknik, sehingga mampu diimplementasikan dan meningkatkan performancenya," ucap lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) 1989 itu.
 
Dalam kesempatan itu, Rubiyanto juga menyampaikan bahwa kendala yang dihadapi fin swimming adalah cabang olahraga itu lebih banyak dipertandingkan pada ajang single event. Ia pun menyatakan bahwa saat ini POSSI sedang berusaha mendorong federasi-federasi serupa di Asia untuk dapat memperjuangkan cabang olahraga itu dipertandingkan di ajang Asian Games.

Baca juga: Fin Swimming tancap gas dengan dua emas melalui Janis dan Harvey
 
"Nah ini masuk (untuk SEA Games 2025). SEA Games Thailand masuk, kan kemarin ada komunikasi juga untuk under water hockey, nah kita berharap juga bisa dua yang main. Jadi ada underwater hockey dan fin swimming," jelasnya sambil memaparkan bahwa cabang olahraga underwater hockey juga berada di bawah binaan POSSI.
 
Melihat prestasi yang bisa didapatkan fin swimming, Rubiyanto pun menyebut bahwa POSSI kini semakin gencar membibit atlet di tanah air, sambil mencari potensi atlet bagus yang dapat diandalkan untuk masa yang akan datang.
 
"Kita ada klub-klub. Kita ramai sekali, khususnya di Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah juga sekarang cukup intens. Kemudian beberapa daerah di luar Jawa. Di Bali, pertama kita lakukan Kejurnas, sekarang sudah tumbuh sekali atlet-atlet fin swimming ini. Nah kita sekarang dorong ke luar-luar, seperti kemarin di Papua kita kenalkan juga. Nah nanti di Aceh, PON itu juga akan dipertandingkan," pungkas Rubiyanto.

Baca juga: Dara ungkap sempat kena serangan panas saat membalap di SEA Games
Baca juga: Round up - Target medali tercapai, kini menanti emas cabang bergengsi

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Bayu Kuncahyo
Copyright © ANTARA 2023