Kami berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan investasi di daerah....
Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), International Business Association (IBA) mengembangkan Pusat Promosi Investasi Terpadu (PPIT) Kawasan Sumatera.

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dalam keterangannya, di Jakarta, Selasa, mengatakan pengembangan PPIT merupakan bentuk dukungan Kadin Indonesia untuk mengembangkan kawasan Sumatera melalui kolaborasi antarpemerintah dan sektor swasta.

“Dengan membuka peluang investasi yang aman dan terpercaya, kita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan juga membangun masa depan kawasan Sumatera yang lebih kuat. Kadin Indonesia siap untuk berkolaborasi, berinovasi, dan berkontribusi demi tercapainya tujuan bersama ini,” ujarnya.

Direktur Eksekutif APKASI Sarman Simanjorang mengatakan kawasan Sumatera memiliki sumber daya alam yang kaya untuk berinvestasi, baik di sektor kelautan, pertanian, pariwisata, energi, pertambangan, hingga infrastruktur.

“Kami berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan investasi di daerah, salah satunya dengan membangun Pusat Promosi Investasi Terpadu (PPIT)," ujarnya pula.

PPIT tersebut, katanya lagi, nantinya akan menjadi center of investment, sebuah wadah bagi para potensial investor untuk datang dan mencari peluang investasi, khususnya di kawasan Sumatera.

Sarman juga menjelaskan jika PPIT ini dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh seluruh pemerintah kabupaten yang ada di kawasan Sumatera sebagai sarana untuk mempromosikan komoditi dan investasi unggulannya, seperti kelapa sawit, karet, hasil kayu, minyak bumi, timah, bauksit, batu bara, dan gas alam.

Sumatera, ujarnya pula, terkenal dengan pengolahan hasil bumi, terutama kelapa sawit yang banyak terkonsentrasi di Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, dan Sumatera Utara.

“Karena adanya PPIT ini akan mempermudah para pembeli maupun investor untuk mencari peluang investasi hingga bernegosiasi bisnis. Tak hanya itu, mereka juga mudah untuk mendapatkan informasi awal mengenai potensi daerah tujuannya,” kata Sarman yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Otonomi Daerah Kadin Indonesia.

Menurut dia, PPIT akan berpusat di Kota Batam karena dekat dengan Singapura. Hal ini dikarenakan banyak calon investor yang berada di negara tersebut, sehingga dapat memudahkan mereka untuk mendapatkan informasi mengenai peluang investasi di sebuah daerah.

Jadi, ujarnya lagi, para calon investor ini nantinya tidak perlu berkunjung ke sebuah daerah tersebut jika ingin mendapatkan informasi lebih mengenai peluang investasi daerah itu.

"Cukup berkunjung ke PPIT dan mereka sudah bisa mendapatkan data-data yang diinginkan. Para petinggi kabupaten yang ingin menjadi bagian dari PPIT dapat menghubungi APKASI," demikian Sarman.
Baca juga: Presiden Jokowi: RI masih dipercaya perusahaan global meski ada krisis
Baca juga: Bahlil mau hubungkan OSS dengan aplikasi perizinan terpadu di daerah

Pewarta: Subagyo
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2023