Mobil masuk jurang, jalur Wangon-Ajibarang macet

Mobil masuk jurang, jalur Wangon-Ajibarang macet

Dokumen foto kemacetan di Pantura Pulau Jawa. (ANTARA/Oky Lukmansyah)

Mereka dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan
Banyumas (ANTARA News) - Arus kendaraan yang melintas di jalur Wangon-Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Kamis petang mengalami kemacetan akibat sebuah mobil Grand Livina berpelat nomor R-8483-NH masuk ke jurang.

Sejumlah saksi mata mengemukakan, peristiwa tersebut terjadi saat mobil berwarna perak yang datang dari arah Ajibarang (utara) berusaha menghindari sepeda motor yang hendak belok ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jambu, Wangon, di kanan jalan.

"Sepeda motor yang mau beli premium itu ada di depan mobil, dan belok secara tiba-tiba, sehingga sopir membelokkan mobilnya ke kiri, namun mobil itu tidak bisa dikendalikan hingga akhirnya masuk jurang dengan posisi terbalik," kata salah seorang karyawan SPBU Jambu, Yasmin.

Ia menimpali, "Untungnya, mobil itu tersangkut di akar-akar bambu sehingga tidak jatuh ke dasar jurang yang dalamnya sekitar 10 meter."

Menurut dia, seluruh penumpang mobil yang berjumlah lima orang itu mengalami luka-luka dan segera ditolong warga sekitar.

"Mereka dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan," katanya.

Akibat kecelakaan tersebut, kata dia, arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jalan penghubung jalur pantai utara (pantura) Pulau Jawa dengan jalur selatan Jawa Tengah macet sekira dua kilometer saat dilakukan evakuasi terhadap mobil yang masuk jurang itu.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Banyumas, Ajun Komisaris Polisi Chalid Mawardi, mengatakan bahwa seluruh korban kecelakaan tersebut hanya mengalami luka-luka ringan.

Kendati demikian, menurut dia, identitas korban masih dalam pendataan petugas Satlantas Polres Banyumas.

"Kami mengimbau para pengguna kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, untuk berhati-hati dan tetap waspada saat melintas jalur Wangon-Ajibarang karena ruas jalan tersebut bergelombang," katanya.

Selain itu, kata dia, ruas jalan tersebut sempit sehingga rawan kecelakaan.

Mengenai perkiraan puncak arus balik lebaran di wilayah Banyumas, dia memperkirakan, hal itu akan terjadi pada hari Minggu (11/8) karena aktivitas perkantoran pascacuti bersama akan dimulai pada hari Senin (12/8).

"Kalau melihat pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada hari kedua lebaran sudah mulai terlihat adanya arus balik. Namun, puncaknya diperkirakan hari Minggu karena pada hari Senin mulai kerja," katanya.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Priyambodo RH
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Razia penyekatan kendaraan arus balik di jalur Pantura diperketat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar