Pontianak (ANTARA) - Kodam XII Tpr dan Polda Kalbar siapkan 8400 personel untuk pengamanan kunjungan kerja Presiden RI, Joko Widodo di Provinsi Kalimantan Barat(Kalbar) pada tanggal 20-21 Maret 2024.

"Dari 8000 personel ini terdiri dari 5000 dari Kodam XII/TPR dan sekitar 3400 lebih dari Kapolda Kalimantan Barat. Kita siap berkolaborasi untuk melakukan pengamanan kunjungan bapak Presiden dan rombongan selama di Kalbar," kata Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan, usai menggelar apel pasukan dalam rangka pengamanan kunjungan kerja presiden RI ke Kalbar di halaman Makodam XII/Tpr, Senin.

Dalam kesempatan ini, Pangdam XII/Tpr mengungkapkan bahwa pasukannya akan bekerja sesuai SOP terhadap pengamanan Presiden RI yang akan melakukan kunjungan kerja di Provinsi Kalbar.

"Kunjungan Presiden ini akan dilaksanakan selama dua hari yaitu ke Kota Singkawang, Kabupaten Mempawah, Kota Pontianak dan Kabupaten Sekadau itu untuk rencana sementara dan nanti kita akan menyesuaikan. Terutama kita akan memberikan penyambutan dan pengamanan yang terbaik sehingga beliau (Presiden) merasa nyaman dan aman," tuturnya.

Iwan menambahkan, dari gelar pasukan yang dilakukan, pihaknya memastikan pengamanan akan dilakukan dengan totalitas. Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan Paspampres dalam melakukan pengamanan tersebut sehingga bisa berjalan dengan lancar, aman dan terkendali.

"Saya berpesan kepada masyarakat, untuk bersama-sama menyambut kedatangan Presiden serta menyukseskan kunjungan kerja beliau di Kalbar. Ini adalah kehormatan atau kebanggaan, untuk masyarakat mari kita menyambut kehadiran Bapak Presiden dan sukseskan kunkernya di Kalbar," katanya.

Di tempat yang sama, Kapolda Kalbar, Irjen Pol Pipit Rismanto mengatakan pihaknya siap membackup Kodam XII Tanjungpura untuk melakukan pengamanan kunjungan Presiden tersebut.

Dia juga menjelaskan, peran Polisi dalam penjagaan ini antara lain menertibkan lalulintas yang diindikasikan macet dan mencegah adanya pihak-pihak yang ingin melakukan hal yang tidak diinginkan.

"Personel yang turun dari Polisi sendiri sekitar 3400 orang, gabungan dari Polda dan Polres, satgas pengawasan VVIP akan ikut membantu mengamankan kunjungan kerja Bapak Presiden Republik Indonesia, agar dalam kegiatan, beliau berjalan aman. Kami juga akan menyiapkan langkah preventif dan represif bila diperlukan, tapi kami tetap lebih mengutamakan langkah preventif," katanya.

Sementara itu Pj Gubernur Kalbar menjelaskan bahwa direncanakan Presiden RI akan melakukan kunjungan kerja ke Kalbar selama dua hari pada 20 Maret hingga 21 Maret 2024.

"Dalam kunjungan kerjanya, Presiden terlebih dahulu meresmikan Bandara Singkawang, kemudian meninjau Proyek Smelter di PT. BAI Pelabuhan Kijing Kabupaten Mempawah, lalu bermalam di Pontianak. Besok paginya meresmikan Duplikasi Jembatan Kapuas I Kota Pontianak dan di akhir kunkernya ke Kabupaten Sekadau," kata Harisson.

Dirinya mengungkapkan bahwa jadwal kunker ini masih bersifat sementara dan dapat berubah. "Namun, kita tetap akan mempersiapkan segala sesuatunya, agar kunjungan kerja beliau (Presiden) bisa berjalan lancar," tuturnya.
Baca juga: 4.500 Personel disiagakan amankan kunjungan Presiden Jokowi di Papua
Baca juga: 1.635 personel Polri siap bantu amankan kunjungan Presiden di Sulut
Baca juga: 4.000 personel amankan kunjungan Presiden Jokowi di Riau
Baca juga: Sebanyak 2.506 personel TNI-Polri amankan kunjungan Presiden di Baubau

Pewarta: Rendra Oxtora dan Jonathan Rizki Zulkarnain
Editor: Guido Merung
Copyright © ANTARA 2024