Produksi udang nasional 480 ribu ton

Produksi udang nasional 480 ribu ton

Ilustrasi Panen Udang. (FOTO ANTARA/Sigid Kurniawan)

Produksi sebesar itu antara lain didukung oleh program revitalisasi tambak....
Pekanbaru (ANTARA News) - Produksi udang nasional per September 2013 telah mencapai 480 ribu ton atau melebihi capaian produksi tahun 2012 yang hanya sebesar 457.600 ton.

"Produksi sebesar itu antara lain didukung oleh program revitalisasi tambak dengan demfarm," kata Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C. Sutardjo dalam surat elektroniknya disampaikan Kapusdatin KKP Anang Noegroho pada ANTARA di Riau, Sabtu.

Menurut Sharif, peningkatan produksi tersebut berkorelasi positif dengan bertambahnya luasan tambak budidaya udang, di sekitar tambak demfarm.

Ada penambahan luasan tambak baru, kata dia, yang mencapai 675 hektare pada enam lokasi tambak demfarm yakni Serang, Tangerang, Karawang, Subang, Indramayu dan Cirebon.

"Penambahan areal pertambakan secara langsung akan meningkatkan kesejahteraan petambak dan pekerja tambak. Program revitalisasi tambak juga mampu menyerap tenaga kerja baik musiman maupun pekerja tetap sebanyak 130 ribu orang," katanya.

Ia mengatakan perikanan budidaya kini menjadi barometer utama dalam menopang pembangunan perikanan nasional. Hal ini menjadi sebuah tantangan besar bagi Ditjen Perikanan Budidaya dalam mewujudkan perikanan budidaya sebagai ujung tombak dalam menggerakan perekonomian nasional dan ketahanan pangan masyarakat.

Menurut Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto, KKP melakukan perbaikan infrastruktur berupa saluran primer, sekunder dan tersier.

Ia mengatakan, program ini diharapkan dapat meningkatkan performance kawasan pertambakan. Contohnya tambak Pantai Utara Jawa yang saat ini masih banyak mengalami kerusakan.

"Untuk lebih mengoptimalkan lahan pertambakan tersebut, KKP berupaya mengajak keterlibatan masyarakat pembudidaya, swasta dibidang perikanan budidaya, perbankan serta stakeholders lain untuk dapat bersinergi dalam upaya peningkatan produksi perikanan dengan nilai tambah dan mempunyai daya saing," katanya.

Program demfarm, katanya lagi, hanya stimulan dengan luasan yang sangat terbatas dibanding luasan lahan pertambakan yang ada, namun program ini dapat menunjukkan bahwa usaha budidaya udang di Indonesia bila diterapkan sesuai dengan teknologi masih dapat dijadikan sebagai peluang usaha yang menguntungkan.

(F011)

Pewarta:
Editor: Ella Syafputri
COPYRIGHT © ANTARA 2013

Komentar