Kota Bandung resmi operasikan bus wisata "Bandros"

Bandung (ANTARA News) - Wali Kota Bandung H Ridwan Kamil meresmikan pengoperasian bus pariwisata atau Bandung Tour On The Bus (Bandros) bertepatan dengan Malam Tahun Baru 2014.

"Malam ini satu unit Bandros diluncurkan dan akan dioperasikan bersama Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD)," kata Ridwan Kamil di Bandung, Selasa malam.

Bus pariwisata bertingkat dua itu merupakan bus pertama yang dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan di Kota Bandung sekaligus menjadi sebuah solusi mengurai permasalahan kemacetan di Kota Bandung.

Menurut dia, para wisatawan ke depan tidak perlu menggunakan mobil pribadi untuk keliling ke destinasi wisata di Kota Bandung, melainkan cukup naik Bandros yang akan melintasi sejumlah jalur heritage, kuliner dan fesyen di Kota Bandung.

Selain itu, bus tersebut juga akan dilengkapi oleh awak yang bertugas sebagai relawan. Fasilitas lainnya adalah internet gratis, makanan ringan khas Bandung dan beberapa layanan lainnya.

"Ini baru prototipe, nantinya akan dioperasikan 30 unit bus wisata sejenis, dan akan meningkatkan daya tarik wisata Kota Bandung," kata Ridwan Kamil.

Sejumlah ruas jalan yang akan dilintasi oleh bus tersebut antara lain Jalan Juanda, Jalan RE Martadinata, Jalan Diponegoro, Jalan Cihampelas, Jalan Braga, Jalan Asia Afrika serta beberapa ruas jalan lainya di Kota kembang.

Bus tersebut, kata dia merupakan hasil dari CSR di Kota Bandung, sekaligus sebagai ajang untuk mendorong agar Kota Bandung tetap eksis di bidang wisata unggulannya.

"Murni 100 persen dari CSR, menggunakan bus itu minimal penumpang harus memperlihatkan struk belanja, jadi ada kontribusinya bagi perekonomian Kota Bandung," katanya.

Sebelumnya, Wali Kota yang baru tiga bulan menjabat itu meluncurkan penggunaan Bus Sekolah Gratis yang akan melayani jalur-jalur yang biasa digunakan oleh pelajar untuk menuju sekolah masing-masing.

Peluncuran bus wisatawan Bandros dan bus pelajar itu, merupakan terobosan yang dilakukan Kota Bandung di awal Tahun 2014.

Pewarta:
Editor: Desy Saputra
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Komentar