Klaten (ANTARA News) - Ketua MPR, Hidayat Nur Wahid, meminta umat Islam jangan berlarut dalam kemarahan, terkait dengan pernyataan Paus Benecditus XVI yang salah beberapa waktu lalu. "Jadikan hal ini sebagai ujian untuk membuktikan bahwa Islam adalah agama yang memang rasional," katanya, seusai acara peletakan batu pertama pembangunan TK Aisyiyah Bustanul Athfal di Prambanan, Klaten, Selasa. Dia menuturkan, secara prinsip kita mengapresiasi dan menghargai apa yang dilakukan Sri Paus dengan menyampaikan penyesalan dan permintaan maaf. "Mudah-mudahan dengan ini memang menandakan bahwa memang terdapat kesalahan yang kemudian diperbaiki, karena pernyataan bahwa Islam menyebarkan agama dengan pedang adalah suatu hal yang tidak sesuai dengan fakta sejarah," ujarnya. Dia mengharapkan akan adanya pemberian maaf dari peristiwa ini. Kalangan masyarakat dunia dan masyarakat beragama menjadi tahu bahwa peryataan Islam menyebar dengan pedang atau agama yang hanya menghadirkan hal-hal yang 'menakutkan' sesungguhnya adalah salah, katanya. Umat Islam, kata dia, layak mengapresiasi itu semua dengan harapan jangan sampai terulang, karena ternyata dampaknya tidak kondusif, tidak positif untuk melanjutkan harmoni hidup dan dialog antar umat beragama. "Ke depan perlu dibangun kehidupan yang lebih jujur, jangan lagi mangulangi kesalahan yang pernah dilakukan dan hal itu merupakan pelajaran penting untuk membangun kehidupan beragama," katanya. (*)

Copyright © ANTARA 2006