Perusahaan logistik My Express targetkan 21 ton/hari

Peningkatan kapasitas pengiriman barang My Express didorong ekspansi layanan, sehingga menjadi salah satu perusahaan handal dan terbesar di Tanah Air,"
Jakarta (ANTARA Newsa) - Perusahaan jasa pengiriman dan logistik My Express menargetkan dapat mendistribusikan hingga 21 ton barang per hari pada tahun 2015, meningkat 40 persen dibanding tahun 2014 yang diperkirakan mencapai 15 ton per hari.

"Peningkatan kapasitas pengiriman barang My Express didorong ekspansi layanan, sehingga menjadi salah satu perusahaan handal dan terbesar di Tanah Air," kata CEO My Express, Ari HK Pane, di Jakarta, Rabu.

Menurut Ari, bisnis jasa distribusi dan logistik akan terus mengalami lompatan sejalan dengan perkembangan dunia teknologi dan informasi.

"Pengiriman barang berbasis sistem teknologi informasi secara terintegrasi akan memudahkan dan memberi kenyamanan bagi pengguna jasa My Express," ujarnya.

Saat ini empat jenis layanan yang dikembangkan My Express dalam hal pengiriman, yaitu My City (pengiriman dalam kota), My One Day (pengiriman satu hari), My Reguler (pengiriman dalam negeri), dan My Project (layanan berdasarkan permintaan khusus).

Ari menjelaskan, My Express memiliki jaringan di 47 kota di seluruh Indonesia yang tersebar di wilayah Sumatera dan Kepulauan Riau (11 kota), Jawa Bali dan Nusa Tenggara (12 kota), Kalimantan (4 kota), Sulawesi Maluku Papua (15 kota).

Jaringan distribusi tersebut makin diperluas dengan mengembangkan sistem berbasis teknologi untuk memastikan semua proses dan status barang kiriman termonitor mulai dari pengambilan barang, penanganan hingga penyerahan.

Setidaknya My Express sudah memiliki klien tetap lebih 20 perusahaan, antara lain seperti Permata Finance, Prudential, Takaful Indonesia, Indomobil Group, Sosro, Bank Mandiri, Wika, Hitachi, Dana Paint, Tigaraksa Satria, Lotte Mart.

Untuk semakin memperluas layanan, My Express mulai saat ini menggandeng Fast Pay, perusahaan penyelenggara pembayaran on line dalam transaksi perdagangan elektronik (e-commerce).

Direktur Marketing Fast Pay, Didin Nur Ali mengatakan pihaknya mendapat kehormatan menjadi mitra My Express dalam memberikan pelayanan pengiriman dan logistik.

Didin menuturkan, bisnis e-commerce terus meningkat dengan nilai transaksi menurut data Bank Indonesia mencapai sekitar Rp70 triliun per tahun dengan sekitar 79 juta user.

Sederet penyelenggara layanan e-commerce seperti Kaskus, Lazada, Blibli, Elevania, Toko Bagus, Berniaga dan lainnya terus berkembang sebagai bisnis on-line yang dapat merambah semua sektor usaha.

"Dengan kemitraan Fast Pay, barang-barang yang ditransaksikan melalui perusahaan e-commerce tersebut dapat didistribusikan dan dikirim oleh My Express," ujar Didin.
(R017)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2014

Sinergi Bulog dan BKKBN cegah stunting lewat beras Fortivit

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar