New York (ANTARA News) - Saham-saham Wall Street menutup seminggu berfluktuasi pada Jumat (Sabtu pagi WIB) dengan mencatat penurunan, mengikuti pasar Eropa yang lebih rendah di tengah kekhawatiran gagal bayar (default) utang Yunani.

Dow Jones Industrial Average turun 140,53 poin (0,78 persen) menjadi berakhir 17.898,84.

Indeks berbasis luas S&P 500 turun 14,75 poin (0,70 persen) berakhir pada 2.094,11, sedangkan indeks komposit teknologi Nasdaq turun 31,41 poin (0,62 persen) menjadi 5.051,10.

Pasar ekuitas Eropa jatuh karena para pejabat zona euro menegaskan bahwa dalam pertemuan di Bratislava pada Kamis mereka memiliki skenario permainan perang "kasus terburuk" Yunani tidak mampu membayar tagihannya.

Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Rockwell Global Capital, mengatakan berita terbaru tentang rincian dalam pembicaraan antara Yunani dan para kreditornya "sangat negatif," sambil menambahkan: "Itu bolak-balik dan pada dasarnya merupakan alasan untuk pasar."

Cardillo mengatakan ada faktor-faktor lain di balik kemunduran dalam ekuitas AS, termasuk pertemuan kebijakan Federal Reserve minggu depan yang akan memperbarui rencana The Fed untuk menaikkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Saham minyak bumi turun karena harga minyak yang lebih rendah. Anggota Dow, Chevron dan ExxonMobil, masing-masing turun 1,2 persen dan 1,3 persen, sementara perusahaan pengeboran lepas pantai Transocean kehilangan 2,0 persen.

Saham-saham sektor Farmasi juga melemah. Merck kehilangan 1,8 persen, sementara perusahaan biotek Amgen dan Biogen keduanya jatuh 1,2 persen.

Di sektor teknologi, Intel kehilangan 1,7 persen dan Apple dan Cisco Systems keduanya turun 1,1 persen. Ketiga perusahaan berada di Dow.

Saham Twitter naik 0,2 persen setelah mengumumkan bahwa co-founder Jack Dorsey akan masuk sementara untuk memimpin perusahaan microblogging itu. Kepala eksekutif Dick Costolo mengumumkan Kamis ia mengundurkan diri di tengah kecaman pertumbuhan yang mengecewakan.

T-Mobile US naik 2,3 persen karena laporan bahwa Dish Network dalam pembicaraan dengan bank-bank untuk menyediakan sebanyak 15 miliar dolar AS pembiayaan untuk tawaran pengambilalihan. Saham Dish turun 0,2 persen.

Harga obligasi bervariasi. Imbal hasil pada obligasi pemerintah AS berjangka 10-tahun naik menjadi 2,39 persen dari 2,38 persen pada Kamis, sementara pada obligasi AS 30-tahun tetap stabil di 3,10 persen. Harga dan imbal hasil obligasi bergerak berlawanan arah.
(A026)

Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2015