Gorontalo (ANTARA News) - Dua pesawat maskapai Lion Air dan Sriwijaya Air gagal mendarat di Bandara Jalaluddin Gorontalo, Kamis malam, karena lampu di landasan pacu padam.

"Kami berangkat dari Bandara Hasanuddin Makassar pukul 17.20 Wita, harusnya sudah mendarat di Jalaluddin sekitar satu jam kemudian. Tapi pesawat harus balik ke Makassar karena lampu landasan tidak menyala. Katanya dalam perbaikan," kata salah seorang penumpang Lion Air, Evi Namare saat dihubungi.

Gara-gara insiden tersebut, ia bersama ratusan penumpang lainnya terlantar di ruang tunggu Bandara Hasanuddin dan belum menerima kepastian keberangkatan selanjutnya.

"Penumpang Sriwijaya Air diinapkan di hotel, sementara penumpang Lion Air tidur-tiduran di bandara. Katanya pukul 10 malam baru ada kepastian nasib kami," tambahnya.

Ia berharap kejadian serupa tidak terulang karena merugikan penumpang dari biaya dan waktu.

Evi juga berharap pihak Bandara Jalaluddin memperbaiki kinerja dan mengutamakan keselamatan penerbangan.

Pihak bandara sendiri belum memberikan keterangan terkait kegagalan pendaratan tersebut.

(T.D015/T007)

Pewarta: Debby Hariyanti Mano
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2015