New York (ANTARA News) - Saham-saham Wall Street berakhir melonjak 2,5 persen, Jumat (Sabtu pagi WIB), bergabung dengan reli global setelah stimulus mengejutkan oleh bank sentral Jepang (BoJ) mengangkat kepercayaan langkah-langkah lebih lanjut bank sentral untuk meningkatkan pertumbuhan.

AFP melaporkan, Dow Jones Industrial Average naik 396,66 poin (2,47 persen) menjadi ditutup pada 16.466,30.

Indeks berbasis luas S&P 500 maju 46,88 poin (2,48 persen) menjadi berakhir di 1.940,24, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq naik 107,28 poin (2,38 persen) menjadi 4.613,95.

BoJ mengadopsi kebijakan suku bunga di bawah nol, pada dasarnya membebankan biaya kepada para pemberi pinjaman (bank-bank) yang memarkir uang mereka di bank sentral. Langkah ini membantu memacu saham-saham lebih tinggi di pasar Eropa dan Asia.

Saham meningkatkan momentum lebih lanjut setelah data pemerintah menunjukkan ekonomi AS tumbuh lesu 0,7 persen pada kuartal keempat. Para analis mengatakan pertumbuhan yang lemah mengurangi kemungkinan Federal Reserve akan bergerak cepat untuk menaikkan suku bunganya lagi.

"Ini pada dasarnya menetapkan nada bahwa bank-bank sentral sedang bergerak meningkatkan ekonomi," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di First Standard Financial.

Saham-saham juga didukung oleh harga minyak, yang naik untuk hari keempat berturut-turut. Kenaikan harga minyak mengangkat saham-saham terkait minyak bumi, termasuk Marathon Oil dan Halliburton, yang masing-masing melonjak 6,1 persen dan 4,4 persen.

Chevron naik lebih moderat 0,6 persen setelah melaporkan kerugian mengejutkan untuk kuartal keempat karena kemerosotan harga minyak. Chevron merugi 588 juta dolar AS dibandingkan dengan laba bersih sebesar 3,5 miliar dolar AS pada periode sama tahun lalu.

Amazon tenggelam 7,6 persen setelah melaporkan laba kuartal keempat 482 juta dolar AS, naik dari 214 juta dolar AS setahun lalu dibalik kenaikan 22 persen dalam pendapatannya.

Beberapa analis menyatakan khawatir tentang prospek yang termasuk proyeksi untuk pendapatan operasional kuartal pertama 100-700 juta dolar AS.

Tetapi beberapa saham teknologi besar lainnya naik. Apple dan Intel keduanya melonjak 3,5 persen dan Cisco Systems naik 3,0 persen.

Microsoft melonjak 5,8 persen setelah melaporkan laba bersih kuartal keempat 5,8 miliar dolar AS dalam hasil yang lebih baik dari perkiraan, yang menunjukkan pertumbuhan dalam bisnis cloud-computing-nya.

Saham-saham perbankan menikmati sesi yang baik, dengan Citigroup menguat 5,4 persen, JPMorgan Chase naik 3,9 persen dan Bank of America bertambah 4,5 persen.

Visa menguat 7,4 persen lebih tinggi didukung laba yang lebih baik dari perkiraan, sementara Mastercard naik 6,7 persen setelah labanya juga mengalahkan estimasi para analis.
(Uu.A026)

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2016