Praha (ANTARA News) - Legenda Tenis, Martina Navratilova, kemarin, mengatakan ia ingin membuka akademi tenis di negara kelahirannya, Republik Ceko, meskipun tidak sejalan dengan milikya yang ada di Amerika. "Saya tidak mengiginkan cara tenis yang sudah diajarkan, khususnya di Amerika Serikat," kata Navratilova, yang tidak menyukai konsentrasi pada tenaga dalam olahraga tersebut. "Saya ingin konsentrasi pada bentuk tenis yang lebih bervariasi, lebih halus daripada gaya yang ditunjukkan oleh Martina Hingis, Justine Henin atau Roger Federer," katanya. Proyek mantan petenis berusia 50 tahun itu baru pada tahap awal. "Saya menginginkan anak-anak belajar sesuatu. Kita harus menunjukkan kepada para pelatih tentang bagaimana mereka perlu melatih tenis," tambahnya. Navratilova adalah pemain tenis yang paling berhasil hingga kini, dengan meraih 59 gelar Grand Slam, termasuk 18 gelar di tunggal putri, dalam suatu karir yang berlangsung lebih dari 30 tahun dan baru berakhir musim lalu, beberapa saat sebelum ulangtahunnya yang ke-50. Sejak menggantungkan raketnya, Navratilova banyak menghabiskan waktunya untuk mengunjungi ibunya di Republik Ceko, demikian AFP.(*)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2007