Pekanbaru (ANTARA News) - Ditengah upaya pembenahan yang dilakukan pemerintah dan DPR, kekerasan yang dikecam banyak pihak kembali terjadi di kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jatinangor, Sumedang, Jabar, yang menimpa Yogi Riyad Yudhistira (21) praja asal Riau. Bahkan, Gubernur Riau HM Rusli Zainal langsung memberikan reaksi keras dan meminta kekerasan yang menimpa praja dari daerahnya segera diusut tuntas. "Saya sesalkan masih juga terjadinya aksi kekerasan di IPDN," kata Rusli Zainal kepada wartawan di Pekanbaru, Jumat. Menurut gubernur, seorang pengaruh IPDN bernama Munawir telah melakukan pemukulan terhadap praja asal Riau Yogi yang menyebabkan mata kanannya luka parah dan terancam buta. Padahal, lanjut dia, lembaga pendidikan itu tengah disorot terhadap aksi-aksi kekerasan yang dilakukan terhadap praja dan pemerintah sedang membenah IPDN agar tidak lagi terjadi aksi kekerasan. "Tetapi, malah terjadi juga kekerasan. ini perlu diusut tuntas," ungkap gubernur. Ia selaku pemerintah daerah meminta pimpinan IPDN untuk memproses hukum masalah tersebut dan pihaknya juga saat ini sedang mengirim tim untuk menyelidiki secara langsung apa yang terjadi di IPDN. "Terlepas dari apapun persoalannya tapi hukuman dengan pukulan sangat tidak baik pada siapapun," tutur gubernur Rusli.(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2007