Watson temukan kembali jalan menuju puncak

Watson temukan kembali jalan menuju puncak

Golf (ANTARA FOTO/Rahmad)

Washington (ANTARA News) - Kekecewaan gagal masuk tim Piala Ryder AS 2016 merupakan salah satu faktor mengapa Bubba Watson tahun lalu berencana mundur dari golf.

Watson yang saat ini bertengger di urutan ketujuh peringkat dunia, sempat mengalami keterpurukan dan dipertimbangkan oleh kapten Davis Love menjadi salah satu dari empat wild card untuk tim AS yang akhirnya mengalahkan tim Eropa di Hazeltine di Minnesota.

Tahun lalu kemudian dia kehilangan peluangnya, dan sebagai seorang yang diterpa serangkaian masalah, membuat dia ingin mundur.

"Saya berada di peringkat tujuh dunia, tidak mendapat tempat untuk Piala Ryder, dan saya tidak bisa mendapatkannya," katanya setelah dia memenangi Genesis Open dengan memimpin dua pukulan dengan membukukan total 272 pukulan atau 12 di bawah par pada Minggu waktu setempat.

"Satu tahun setengah lalu, hampir dua tahun menyerah atau mengambil adalah sebuah perjuangan karena saya ingin berada di puncak," katanya.

"Saya berada di peringkat 10 besar selama beberapa tahun dan tidak berada di sini, anda merasakan seperti ini, ini momen orang tua bagi saya, dimana saya tidak bisa bermain golf kembali?" tambahnya.

Watson mengatakan bagian tersakit adalah hasil pada 2017 namun tidak mengungkapkan apa yang mempengaruhi dia ketika istrinya butuh operasi.

"Terserang sakit, kehilangan berat badan....istri saya menjalani operasi (kaki), anda tidak pernah tahu apakah anda akan membuat itu lagi," kata pegolf kidal berusia 39 tahun itu.

"Itu hanya emosi saja -- wow -- saya masih mempunyai sebuah peluang di permainan ini dan itu sangat emosional, semuanya datang bersamaan," katanya.

Watson mengatakan tahun lalu sempat serius ingin mundur dari golf.

"Saya ingin sekali mundur, tapi istri saya tidak setuju," katanya.

"Istri saya minta kepada saya untuk tidak merengek dan tetap main golf, dia lebih banyak berfikir daripada saya.....saya fokus kepada hal yang salah," tambahnya.

Kemenangan itu merupakan yang ketiga bagi Watson di ajang tersebut, dan gelar ke-10 di Tur PGA.

"Tak seorangpun menyangka Bubba Watson dari Bagdad, Florida bakal meraih kemenangan ke-10 --- tanpa belajar, kasus di kepala, memukul bola, mengiris bola dan kurang sukses bermain putt," katanya.

"Pada hari dan usia seperti ini bisa meraih kemenangan ke-10 di Tur PGA, tur hebar di dunia, kemenangan double digit, saya tidak menyangka bisa mendapatkannya di sini," tambahnya.

Sekarang Watson bisa berkiprah di turnamen Masters pada April di Augusta National, dimana dia akan berburu untuk jaket hijau ketiga dia.

"Saya sedang menunggu turnamen Masters," katanya seperti dilansir Reuters.

(Uu.A020)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar