Ence Bagus merasakan krisis percaya diri di "Guru Ngaji"

Ence Bagus merasakan krisis percaya diri di "Guru Ngaji"

Komedian Ence Bagus. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

Sama banget. Untuk menghidupkan karakter Parmin sebenarnya enggak terlalu sulit ya. Karena setengah hidupnya Parmin adalah saya...
Jakarta (ANTARA News) - Komedian Ence Bagus bisa merasakan krisis percaya diri Parmin, karakter pria lugu asal Boyolali yang dia perankan dalam film "Guru Ngaji".

"Parmin itu sebetulnya punya masalah kepribadian. Krisis kelayakan. Dia tipikal orang lugu, terlalu polos, yang punya mindset kalau materi adalah salah satu modal untuk mendapatkan seorang perempuan," kata Ence kepada ANTARA News.

"Mindset itu yang membuat dia ngotot ingin punya motor. Kebetulan dia suka sama salah satu perempuan yang kerja sebagai penjaga loket di taman hiburan," kata Ence, menambahkan bahwa tokoh yang dia perankan harus bersaing dengan lelaki pemilik sepeda motor yang menyukai pujaan hatinya.

Sebagaimana Parmin, Ence mengaku pernah mengalami masalah kepercayaan diri karena kekurangan materi.

"Sama banget. Untuk menghidupkan karakter Parmin sebenarnya enggak terlalu sulit ya. Karena setengah hidupnya Parmin adalah saya. Kekurangan materi tetapi suka sama perempuan, tapi itu dulu banget," tutur dia.

"Saya rasa itu persoalan semua orang deh. Penilaian terhadap pentingnya sebuah materi itu bukan hanya persoalan Parmin saja. Apalagi di daerah ya. Bedanya Parmin orangnya lebih lugu, dia bekerja keras," sambung Ence, lalu tertawa.

Ia lantas menuturkan bagaimana Parmin membangkitkan kepercayaan diri dan berusaha menarik hati perempuan idamannya. "Itu yang dia dapatkan dari persahabatannya dengan Mukri. Dari nasihat-nasihat Mukri bahwa materi bukan hal utama yang dicari oleh perempuan," kata Ence.

Baca juga: Kekhawatiran terbesar Donny Damara jadi "Guru Ngaji"

Pewarta:
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar