Nusa Dua, Bali (ANTARA News) - Kepolisian Resor Kota Denpasar, Bali, sedang menangani tabrakan beruntun yang melibatkan sembilan kendaraan dan menewaskan satu orang sopir mobil "pickup" Ida Bagus Putu Adnyana (46), di depan objek wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK), Kuta Selatan.

"Hasil olah TKP, pemicu kecelakaan akibat bus pariwisata dengan Nomor Polisi AB-2773-BA melaju kencang dari arah Uluwatu, Kuta Selatan menuju arah Denpasar pada Pukul 14.00 Wita," kata Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati Ismail di Denpasar, Jumat.

Selain menyebabkan satu orang tewas, polisi hingga saat ini masih mengecek korban yang mengalami luka-luka. Dalam kecelakaan itu ada sembilan kendaraan yang terlibat.

Kronologi kecelakaan bermula, saat bus pariwisata itu datang dari arah selatan menuju arah utara dan saat melintas depan Minimarket Pepito menyerempet sepeda motor dan menabrak minibus Toyota Avanza nomor polisi DK-502-FS, mobil Innova nomor polisi DK-1506-OP dan motor Yamaha Vega nomor polisi DK-5378-GO.

Selanjutnya pengemudi banting setir ke kiri menabrak mobil nomor polisi DK-8616-UM dan mobil Toyota Yaris nomor polisi DK-1891-JF yg sedang parkir serta mobil Toyota Avanza nomor polisi DK-1469-ME yang melaju di depannya.

Setelah itu bus banting setir lagi ke kanan dan menabrak mobil Isuzu ELF nomor polisi DK-1397-BS yg akan berbelok ke kanan arah GWK. Ketika bus kembali banting setir ke kiri menabrak motor Honda Supra nomor polisi DK-6002-CF yang datang dari arah berlawanan.

"Laju bus berhenti setelah menabrak tiang listrik yg berada di atas trotoar," ujar mantan Kapolsek Kota Tabanan ini.

Ia menegaskan masih melakukan penyelidikan terkait penyebab awal bus menyerempet sepeda motor depan Swalayan Pepito hingga akhirnya menabrak tujuh kendaraan lain.

Menurut informasi, satu orang korban meninggal dunia Ida Bagus Putu Adnyana (46) asal Desa Munduk, Singaraja ini ditabrak sesaat setelah turun dari kendaraan hendak ke toko.

Sementara, terkait jumlah korban luka-luka, Kompol Rahmawati mengatakan masih dilakukan pengecekan di rumah sakit.

Pewarta: I Made Surya Wirantara Putra
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2018