counter

Zidane teruskan tradisi dinasti dengan mainkan anaknya Luca

Zidane teruskan tradisi dinasti dengan mainkan anaknya Luca

Luca Zidane, anak kedua Zinedine Zidane, yang bermain untuk Real Madrid dengan menempati posisi penjaga gawang. (Reuters)

Madrid (ANTARA News) - Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane memberi kesempatan debut kepada anak keduanya, Luca, dengan menjadi starter saat Real imbang 2-2 melawan Villarreal pada pertandingan terakhir La Liga musim ini.

Ini membuat Luca yang berposisi penjaga gawang sebagai anggota keluarga Zidane ketiga yang bermain untuk Real Madrid setelah Zidane sendiri dan kakaknya.

Zidane tadinya diperkirakan akan mengistirahatkan para pemain intinya sebagai persiapan final Liga Champions melawan Liverpool, namun dia justru menurunkan kekutaan penuh, kecuali memasang anaknya yang masih berusia 20 tahun itu sebagai penjaga gawang.

Anak tertua kedua dari empat anak Zinedine itu relatif tak kerepotan saat unggul 2-0 dan sempat menampilkan permainan impresif saat menggagalkan tendangan bebas Nicola Sansone. Tapi usahanya untuk tidak kebobolan gagal setelah Roger Martinez dan Samuel Castillejo dari Villarreal merobek gawangnya.

"Dia sudah lama menanti untuk dimainkan dan dia sama dengan pemain lain di skuad ini. Dia bermain bagus dan saya senang dia telah melakukan debut," kata  Zidane.

Sebelum debut itu, Luca hanya memainkan dua laga persahabatan pramusim melawan MLS All-Star dan Fiorentina, Agustus tahun lalu.

Anak tertua Zidane yang mantan gelandang Real, Enzo Fernandez, pernah bermain pada Piala Raja musim lalu dengan mencetak salah satu dari enam gol ketika Real menang 6-1 melawan Cultural Leonesa. Dia kini bermain untuk Lausanne Sport di Swiss.

Dua putera Zidane lainnya adalah Theo dan Elyaz, demikian Reuters.

Baca juga: Real Madrid akhiri musim di posisi tiga, diimbangi Villarreal 2-2
 

Pewarta: ANTARA
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar