Asita DIY bidik turis Eropa

Asita DIY bidik turis Eropa

Sejumlah pengunjung memadati kawasan wisata Malioboro, Yogyakarta, Senin (18/6/2018). Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menargetkan jumlah kunjungan wisata pada libur Lebaran 2018 ini sebanyak 3.742.100 orang, baik wisatawan mancanegara maupun nusantara. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

Yogyakarta (ANTARA News) - Asosiasi Tour dan Travel Agen Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta siap membidik pemesanan paket wisata dari wisatawan Uni Eropa yang saat ini sedang memasuki masa liburan musim panas.

"Untuk pemesanan paket wisatawan khususnya dari mancanegara bagus sekali karena sekarang sedang musimnya wisatawan Eropa," kata Ketua Asosiasi Tour dan Travel Agen Indonesia (Asita) DIY Udhi Sudhiyanto di Yogyakarta, Jumat.

Udhi mengatakan pasca Lebaran pemesanan paket wisata oleh wisatawan domestik mulai menurun dan berganti diisi oleh wisatawan mancanegara, khususnya dari negara-negara Eropa.

Menurut dia, kunjungan wisatawan Eropa ke Yogyakarta akan terus mengalami lonjakan mulai akhir Juni hingga Agustus 2018. Agenda wisata mereka juga lebih padat dibandingkan wisatawan domestik karena rata-rata memiliki lama tinggal hingga 3-4 hari.

Baca juga: Wisatawan Yogyakarta diimbau perbanyak penggunaan angkutan umum

"Sekarang saja pemesanan travel untuk wisatawan mancanegara sudah meningkat 20 persen dibandingkan bulan lalu," kata dia.

Wisatawan Eropa khususnya dari Belanda dan Prancis, menurut dia, kebanyakan memesan paket wisata ke sejumlah destinasi populer di Yogyakarta seperti Keraton Yogyakarta, Candi Prambanan sentra kerajinan perak di Kota Gedhe.

Meski demikian, para penyedia jasa travel anggota Asita DIY juga menawarkan sejumlah destinasi alternatif lain seperti desa wisata yang banyak ditemui di Kabupaten Sleman, serta sentra pembuatan batik dan gamelan di Bantul.

"Yang jelas minat mereka berbeda dengan wisatawan domestik yang rata-rata hanya menyukai objek yang bagus untuk berfoto," kata dia.

Baca juga: Sultan minta Bantul bersiap jadi tujuan wisata

Pewarta: Luqman Hakim
Editor: Suryanto
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Jembatan gantung sebagai akses pendukung perekonomian warga

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar