Aroma "dendam" di laga perdana sirkuit putri seri Jakarta

Aroma "dendam" di laga perdana sirkuit putri seri Jakarta

ILUSTRASI (Antaranews.com)

Jakarta (ANTARA News) - Aroma pembalasan dendam (revans) final sirkuit putri seri pertama di Solo, akan terasa pada laga perdana babak utama turnamen sirkuit putri seri kedua berlabel "Pelti-Widya Chandra Women’s Circuit International Tennis 2018" nomor tunggal.

Partai pembuka beraroma balas dendam tersebut, akan terjadi di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Selasa (17/7) saat petenis andalan tuan rumah, Aldila Sutjiadi (23) bakal kembali berhadapan dengan wakil China Zhima Du yang merupakan pertandingan pamungkas seri pertama di Solo, pekan lalu.

"Mungkin kami berdua memang berjodoh," kata Aldila dalam keterangan Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti) yang diterima di Jakarta, Senin.

Penuntutan balas dendam tersebut, akan dicari oleh wakil Zhima Du, pada Aldila yang saat ini bercokol di peringkat tunggal ke-751 dunia itu, atas kekalahannya di Solo dalam pertarungan partai final selama 61 menit yang berkesudahan 2-6, 0-6.

Kendati harus mengulang laga final di sirkuit putri seri pertama, bagi petenis yang dipersiapkan sebagai tunggal utama putri Merah Putih di ajang Asian Games 2018 itu dirinya cukup optimistis dalam turnamen seri terakhir ini.

"Undiannya tidak buruk, saya optimistis bisa kembali memboyong gelar juara," tutur unggulan keenam dalam turnamen berhadiah total 15.000 dolar AS atau sekitar Rp210 juta ini.

Selain Aldila yang direct acceptance atau lolos langsung babak utama, ada juga empat wakil tuan rumah yang mendapatkankan fasilitas wild card di turnamen yang masuk kalender resmi kompetisi Federasi Tenis Internasional (ITF) Pro Circuit ini.

Dua diantaranya, adalah anggota pemusatan latihan nasional Asian Games 2018, yakni Deria Nur Haliza (22) dan Joleta Budiman (18) serta dua bintang muda, Fitriani Sabatini (17) dan Priska Madelyn Nugroho (15).

Selain itu, dua petenis lain mampu melewati babak akhir kualifikasi yang berlangsung Senin (16/7). Rifanty Kahfiani berhasil menyingkirkan unggulan ketiga kualifikasi asal Australia Lisa Mays 6-1, 7-6(4), sedangkan Fitriana Sabrina (17) sukses mendepak unggulan kelima dari India, Snehal Mane 6-1, 6-0.

"Syukur bisa lolos ke main draw. Target saya bisa melangkah lebih baik dari seri pertama yang sudah kalah di babak pertama," tutur Fitriana yang akan menantang Yuqi Sheng (China) pada laga awal babak utama.

Turnamen Pelti – Widya Chandra Women’s Circuit International Tennis 2018 di Jakarta merupakan seri kedua ITF Pro Circuit di Tanah Air setelah sebelumnya bergulir di Solo, pekan lalu. Petenis dari 11 negara ikut menyemarakkan kejuaraan yang akan berlangsung hingga Minggu (23/7).

Jadwal Selasa (17/7)
Putaran Pertama
Tunggal
1. YeXin Ma (1/China) vs Shou Na Mu (China)
2. Yuqi Sheng (China) vs Fitriana Sabrina (Indonesia)
3. Mahak Jain (8/India) vs Bhuvana Kalva (India)
4. Aldila Sutjiadi (6/Indonesia) vs Zhima Du (China)
5. Joleta Budiman (Indonesia) vs Fitriani Sabatini (Indonesia)
6. Zeel Desai (India) vs Mi Zhuoma You (China)
7. Charmaine Shi Yi Seah (Singapura) vs Michika Ozeki (2/Jepang)
8. Priska Madelyn Nugroho (Indonesia) vs Zhuoma Ni Ma (China)
9. Yuenu Li (China) vs Arianne Hartono (Belanda)
10. Zhibek Kulambayeva (Kazakhstan) vs Rio Kitagawa (Jepang)

Ganda
1. Zhuoma Ni Ma/Mi Zhuoma You (China) vs Joleta Budiman/Priska Madelyn Nugroho (Indonesia)
2. Tomoko Dokei/Michika Ozeki (Jepang) vs Fitriani Sabatini/Fitriana Sabrina (Indonesia)
3. Sai Samhitha Chamarthi/Rishika Sunkara (India) vs Lisa Mays/Saumya Vig (Australia/India)            
4. Zhima Du/Shou Na Mu (China) vs Arianne Hartono/Aldila Sutjiadi (Belanda/Indonesia)
5. Snehal Mane/Charmaine Shi Yi Seah (India/Singapura) vs Jiakang Li/Ayaka Okuno (3/China/Jepang)
6. Mana Ayukawa/Zeel Desai (1/Jepang/India) vs Yuka Hosoki/Yu-Ting Hsieh (Jepang/Taiwan)

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar