Jonatan Christie langsung tersungkur di Jepang Terbuka

Jonatan Christie langsung tersungkur di Jepang Terbuka

BULU TANGKIS SEMIFINAL TUNGGAL PUTRA Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengelap lantai lapangan saat bertanding melawan pebulu tangkis Jepang Kenta Nishimoto, pada babak semifinal nomor peroranganAsian Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (27/8). ANTARA FOTO/INASGOC/Nafielah Mahmudah/tom/18. (INASGOC/NAFIELAH MAHMUDAH)

Jakarta (ANTARA News) - Peraih medali emas Asian Games 2018, Jonatan Christie langsung tersungkur di babak pertama kejuaraan bulu tangkis Jepang Terbuka 2018 di Tokyo, Jepang, Selasa dari wakil India, Prannoy Haseena Sunil Kumar.

Atlet yang akrab dipanggil Jojo ini berdasarkan data dari PB PBSI menyerah dengan dua gim langsung, 18-21 dan 17-21. Dengan hasil ini atlet yang bikin heboh saat buka baju setelah meraih medali emas kejuaraan empat tahunan di Jakarta-Palembang ini gagal membalas kekalahan saat membela tim Indonesia di Asian Games 2018 itu.

Jojo, pada Jepang Terbuka bisa dibilang menjadi salah satu pemain yang diharapkan meraih hasil terbaik mengingat prestasinya terus mengalami peningkatan. Namun, hasil di lapangan jauh berbeda dan Jojo harus pulang lebih cepat.

Jika Jojo langsung tersungkur, kondisi berbeda diraih oleh pemain tunggal putra Indonesia lainnya, Anthony Sinisuka Ginting. Peraih perunggu Asian Games 2018 justru tampil gemilang dengan mampu mengalahkan pemain Hongkong, Ng Ka Long Angus dengan skor 21-14 dan 21-15.

Hasil bagus juga diraih pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Pada kejuaraan dengan total hadiah 750 ribu dollar AS ini mampu mengalahkan pasangan asal Belanda m, Robin Tabeling/Cheryl Seinen dengan dengan dua gim langsung yaitu 21-15 dan 22-20. Pertandingan sendiri belangsung dengan ketat sejak pertandingan dimulai.

"Saat itu kami berusaha untuk tenang, kami yakin juga akan bisa merebut game kedua. Penampilan kami memang belum in, ini adalah pertemuan pertama kami dengan mereka, jadi agak kagok mainnya. Kami juga masih menyesuaikan diri dengan situasi lapangan, kami sudah punya gambaran untuk pertandingan selanjutnya," kata Praveen seperti dilansir laman resmi PBSI.

"Lawan memang pertahanannya lebih rapat di game kedua. Diserang tidak langsung 'mati'. Jadi pertandingan lebih ramai di game kedua," tambah Melati.

Di babak kedua, Praveen/Melati akan jumpa pasutri asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock setelah pada pertandingan pertama sukses mengalahkan pasangan asal China Lu Kai/Chen Lu dengan skor 21-18, 18-21 dan 21-16.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar