counter

Sindikat Kartunis Riau gelar pameran "retrospektrun"

Sindikat Kartunis Riau gelar pameran "retrospektrun"

Pengunjung melihat pameran kartun bertema NKRI Harga Mati di Plaza Renon, Denpasar, Bali, Senin (21/8/2017). Sebanyak 100 kartun hasil karya para kartunis dari berbagai kota di Indonesia dipamerkan sebagai ekspresi keprihatinan terhadap situasi bangsa akhir-akhir ini. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

 Pekanbaru  (ANTARA News) - Sindikat Kartunis Riau atau SiKari merayakan hari jadinya ke-20 dengan menggelar Pekanbaru Bandar Kartun Festival (PBKF) yang mengusung tema retrospektrun dan kartun 4.0.

"Ada 60 karya gambar kartun opini tentang revolusi industri 4.0, beberapa tentang Sikari," kata Sekretaris SiKari, Eko "Fakartun" Faizin, kepada Antara di Pekanbaru, Senin.

Ketua panitia PBKF VII Ade Fitra Jek mengatakan, pameran  diresmikan Walikota Pekanbaru Firdaus  pada Senin malam (24/9). "Pak Walikota, Insyaallah akan meresmikan malam ini," kata Ade Fitra Jek.

PBKF kali ini merupakan kedua kalinya diresmikan Walikota Pekanbaru, selain pada 2012 silam. Selain pameran kartun dari berbagai kartunis lokal dan nasional juga diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat atau pengunjung, antara lain Say-Toon, Jamstrip Komik, caricature battle, doodle spot, mini workshop, dan studytoon.

Ketua Sikari Furqon Elwe menjelaskan, di usia Sikari  yang telah 20 tahun  banyak hal yang berubah, terutama industri kartun jika dibandingkan dengan saat Sikari berdiri pada 1998.

Sikari mencoba mengangkat Retrospektun untuk mengingat kembali perjalanan Sikari, sedangkan tema Kartun 4.0 sebagai perhatian untuk dimulainya revolusi industri 4.0.

"Perubahan industri dari 3.0 ke 4.0 berpengaruh pada pola kehidupan, bisa jadi juga terjadi pada industri kartun," tambah Furqon.

Semua acara pendukung pameran kartun ini dan karya-karya kartunis yang dipamerkan sebanyak 60 karya itu  bisa dinikmati pengunjung mal.

Pada peresmian malam ini juga akan digambarkan secara teatrikal perjalanan industri 1.0 hingga 4.0 dengan kartun.

"Mudah-mudahan, pameran PBKF VII Sikari ini bisa mengedukasi masyarakat," harap Furqon.

Baca juga: Pakar jelaskan mengapa tokoh animasi bisa menginspirasi anak-anak
Baca juga: Kartunis asal Semarang juarai lomba internasional di Turki

 
 

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar