counter

Satgas TNI rampungkan pembuatan "plat duiker" perkebunan rakyat

Satgas TNI  rampungkan  pembuatan "plat duiker" perkebunan rakyat

Bedah Rumah Oleh TNI Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Kolonel Kav Abdul Rahman Made (tengah) melihat langsung kerja bedah rumah warga miskin yang dilakukan Satgas gabungan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Darussalam, Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (18/10/2017). Kegiatan bedah sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pengecatan Meunasah dan balai pengajian pedalaman Aceh itu bentuk kepedulian TMMD Reguler ke-100 tahun 2017. (ANTARA FOTO/Rahmad)

Tak peduli panas terik atau hujan, anggota Satgas terus bekerja. Dengan selesainya plat duiker di titik 650 meter ini, selesailah salah satu kegiatan sasaran fisik TMMD
Manado, (ANTARA News) - Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 di Pangolombian, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, merampungkan pembuatan "plat duiker" di sepanjang jalan perkebunan rakyat yang baru dibuka.

"Pembangunan delapan buah 'plat duiker' telah diselesaikan semuanya oleh Satgas TMMD," kata Kasipensat Penerangan Kodam (Pendam) XIII Merdeka, Mayor (Inf) Suwarno, di Manado, Kamis.

Secara umum "plat duike" merupakan istilah dalam sebuah proyek pengerjaan jembatan kecil atau tidak terlalu besar, yakni pembatas jembatan dengar pinggir got, sungai atau dengan irigasi.

Menurut Suwarni, jalan perkebunan rakyat yang dibuka Satgas TMMD Pangolombian dengan panjang keseluruhan sekitar 1.925 Meter, terdapat delapan buah plat duiker.

Ia menambahkan plat duiker terakhir dikerjakan oleh Satgas khusus untuk pembuatan plat tersebut, dan  dipimpin Danramil 1302-04/Remboken, Kapten (Inf) Wemfryd Son Halebar yaitu berada di titik 650 meter.
 

Komandan Kodim 1302 Minahasa, Letkol (Inf) Juberth Nixon Purnama, yang juga sebagai Dansatgas TMMD mengapresiasi kinerja anggota Satgas yang tidak mengenal lelah dalam menyelesaikan tugas yang diberikan.

"Tak peduli panas terik atau hujan, anggota Satgas terus bekerja. Dengan selesainya plat duiker di titik 650 meter ini, selesailah salah satu kegiatan sasaran fisik TMMD tersebut," katanya.

Selain pembuatan plat duiker, untuk sasaran fisik kegiatan TMMD ke-103 di Pangolombian, juga dilakukan perintisan, pelebaran dan pengerasan jalan perkebunan, dan renovasi pos keamanan lingkungan (kamling).

Kemudian, pembuatan jambanisasi untuk masyarakat Panglombian sebanyak 10 unit, pembagunan kantor tiga pilar dengan ukuran 8,5 meter x 8 meter, melaksanakan perbaikan instalasi di Kelurahan Pangolombian, dan kegiatan penghijauan.

Baca juga: TNI bangun jembatan bailey Tomohon-Manado
Baca juga: Kasad: 50 satgas dilibatkan dalam TMMD 2018

Pewarta: Jorie MR Darondo
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar