Maman Imanulhaq: pendukung Jokowi harus teladani Rasulullah

Maman Imanulhaq: pendukung Jokowi harus teladani Rasulullah

Maman Imanulhaq (mamanimanulhaq.id)

harus tetap rendah hati tidak emosional dan tidak menyebar kebencian, fitnah, hoaks dan adu domba sesama anak bangsa. Itu ajaran Nabi Muhammad SAW
Bandung  (ANTARA News) - Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma`ruf Amin, Maman Imanulhaq mengatakan, seluruh pendukung pasangan Joko Widodo-Ma`ruf Amin harus meneladani sosok Rasulullah, Nabi Muhammad SAW.

"Karenanya, kita (pendukung) harus tetap rendah hati tidak emosional dan tidak menyebar kebencian, fitnah, hoaks dan adu domba sesama anak bangsa. Itu ajaran Nabi Muhammad SAW," ujar Maman dihadapan jemaah Maulid Ponpes Al-Mizan Jatiwangi Majalengka Jabar, Sabtu.

Maman mengatakan, seluruh pendukung Jokowi-Ma`ruf Amin harus tetap istiqomah mengadakan Maulid dan berusaha menerjemahkan ketauladan Rasulullah sebagai sumber nilai spiritual.

Nilai-nilai tersebut, menurut Maman, akan mendorong tegaknya nilai cinta kasih, persaudaraan, prinsip keadilan sosial, kemashlahatan dan kerahmatan semesta.

"Mencintai Nabi Muhamad SAW adalah magnitud bagi para pencintanya untuk membaca sholawat dan senantiasa mengapresiasi keteladanannya," kata dia.

Tak lupa ia juga mengajak jemaah untuk untuk bersholawat sambil mengacungkan satu jari. Satu jari ini menurut Maman selain mengacu pada nomor urut Jokowi-Ma`ruf Amin, juga sebagai tanda persatuan serta kemandirian umat dalam berbangsa dan bernegara.

"Kang Maman sangat semangat mengajak kita bersholawat agar Indonesia damai. Ayo terus mencintai Nabi, mendamaikan negeri," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang hadir dalam kegiatan tersebut, juga mengajak jemaah untuk hadir menjaga persatuan dan menghindari perpecahan meski berbeda pandangan politik.

"Jangan seperti Yugoslavia, dan Uni Soviet yang hancur berkeping jadi beberapa negara karena beda pandangan politik. Kita harus menjaga Indonesia dengan spirit ukhuwah seperti yang diajarkan Nabi Muhammad, baik itu ukhuwah islamiah, ukhuwah wathoniyyah (Kebangsaan) atau insaniah (kemanusiaan)," kata dia.

Baca juga: Jokowi beri arahan ke Tim Kampanye Nasional
Baca juga: Imam Istiqlal: Teladanilah akhlak Nabi Muhammad
Baca juga: NU Depok serukan bermunajat agar Indonesia damai

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Wapres sebut ulama harus jadi agen perubahan

Komentar