Ernest Prakasa prediksi film action akan berjaya di 2019

Ernest Prakasa prediksi film action akan berjaya di 2019

Ernest Prakasa ditemui usai pemutaran perdana film "Milly & Mamet" di Epicentrum, Jakarta, Selasa (11/12/2018). (Antara News/Maria Cicilia Galuh)

Horor emang enggak mungkin tiba-tiba lesu sih tapi action akan semakin naik. Kayak "The Night Comes for Us" itu film yang menggugah sanubari...
Jakarta (ANTARA News) - Ernest Prakasa memprediksi jika film bergenre action akan lebih banyak mewarnai industri film Indonesia. Terlebih setelah kehadiran film seperti "The Night Comes for Us".

Tahun ini, industri film Indonesia sebagian besar diisi oleh film dengan tema horor dan adaptasi. Menurut Ernest, tidak ada yang salah dengan tema tersebut. Namun, akan lebih baik jika ada tema lain agar masyarakat tidak bosan.

"Horor dan non horor gue harap bisa berkurang. Karena kalau kita dominan dengan genre tertentu bisa jenuh. Jadi gue senang ngelihat variasi yang ada. Kita pernah ya ngalamin yang genre-nya horor terus sampai akhirnya enggak ada yang nonton, jangan sampai seperti itu lagi," ujar Ernest ditemui usai pemutaran perdana film "Milly & Mamet" di Jakarta, Selasa.

Menurut Ernest, film action akan berjaya di 2019. Sebab, masyarakat mulai merasakan greget pada tema tersebut.

"Horor emang enggak mungkin tiba-tiba lesu sih tapi action akan semakin naik. Kayak "The Night Comes for Us" itu film yang menggugah sanubari. Itu akan membuat orang tergugah untuk bikin film action," jelas Ernest.

Untuk tahun depan, Ernest membocorkan jika dirinya akan membuat film fiksi bergenre drama komedi yang diangkat dari buku karya Meira Anastasia yang berjudul "Imperfect".

"Tetap akan drama komedi tapi PR-nya nyari siapa aktornya. Aktornya tidak harus sempurna dalam fisik. Kita cari dia yang puny struggle terhadap menjadi dirinya sendiri," terang Ernest.

Baca juga: Alasan Ernest rilis film saat akhir tahun

Baca juga: Alasan Mira Lesmana pilih Ernest Prakasa garap "Milly & Mamet"

Pewarta: Maria Cicilia
Editor: Monalisa
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar